Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama Perum Bulog meluncurkan bantuan pangan beras kepada 25.383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu (12/8/2026).
Bantuan ini dialokasikan selama tiga bulan terhitung dari Juli, Agustus, dan September.
Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.
Total beras yang disalurkan mencapai 761.490 kilogram atau sekitar 761 ton.
Penyaluran itu sebagai upaya menjaga pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan penyaluran ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Pemerintah pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik," ujarnya.
Baca juga: Kasus Korupsi Air Bersih Pulau Haruku, Staf Penyedia Jasa Kembalikan Rp50 Juta
Baca juga: Analisa PKB atas LPJ APBD Malteng 2025: Rp 1,9 M Hibah Tak Ada LPJ, DAK Rp 22 M Hangus
Dikatakannya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan pangan tuk masyarakat.
Pemerintah, kata dia, terus berupaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Ambon akan terus mendukung penyaluran bantuan pangan yang dilakukan Perum Bulog, sekaligus memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi di daerah.
Bodewin juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Perum Bulog atas pelaksanaan program bantuan pangan tersebut di Kota Ambon.
Ia menilai dukungan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama keluarga penerima manfaat.
Ia berharap bantuan pangan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi turut memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Kota Ambon.
“Manfaatkan ini bagi kepentingan keluarga di rumah. Dalam keadaan susah saat ini, gunakan bantuan ini untuk kepentingan atau kebutuhan keluarga,” tangkasnya. (*)