Manusia sebagai Subjek dan Objek Sejarah, Apa Maksudnya?
Moh. Habib Asyhad August 13, 2026 03:34 PM

Kenapa manusia sebagai subjek dan objek sejarah karena dia adalah penggerak, pelaku, dan saksi sejarah.

---

Intisari hadir di whatsapp channel, follow dan dapatkan berita terbaru kami di sini

---

Intisari-Online.com -Kedudukan manusia dalam sejarah adalah sebagai subjek dan objek. Lalu apa maksud dari manusia sebagai subjek dan objek sejarah?

Kita tahu, sejarah adalah ilmu yang mempelajari masa lampau sebagai refleksi untuk masa kini dan masa yang akan datang. Salah satu unsur utama dalam sejarah adalah manusia yang bertugas sebagai penggeraknya.

Dan karena itulah, dalam sejarah, manusia sebagai subjek sekaligus jadi objek.

Dalam kapasitasnya sebagai subjek, manusia berperan sebagai penggerak, pelaku, dan saksi dalam sejarah. Artinya, manusia menjadi aktor atau pemeran utama yang menyebabkan terjadinya sebuah peristiwa bersejarah.

Benar, manusia adalah pelaku utama dalam sejarah. Karena itulah kedudukan manusia dianggap sangat sentral.

Tak hanya itu, kedudukan manusia dalam sejarah adalah sebagai subjek dan objek sejarah. Manusia sebagai subjek sejarah berarti tindakan manusia dapat menentukan arus kesejarahan.

Sedangkan manusia sebagai objek sejarah berarti manusia tersebut menjadi sasaran sejarah. Artinya, setiap peristiwa sejarah yang terjadi akan mempengaruhi kehidupan manusia di masa kini atau yang akan datang.

Sebagaimana dijelaskan oleh Prof. Kuntowijoyo, sejarah adalah ilmu mengenai manusia. Kendati begitu, sejarah tidak membahas seluruh aktivitas manusia, melainkan hanya berfokus pada kehidupan manusia yang melakukan kreasi dalam hidupnya.

Adapun maksud dari kreasi ini adalah seperti mempelajari manusia purba pada zaman batu, tentang bagaimana cara mereka bertahan hidup dan pengalaman yang diwariskan ke keturunan selanjutnya.

Manusia dan sejarah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Apabila keduanya dipisahkan, maka sejarah bisa jadi tidak dapat terjadi. Dalam konteks ini, ingatan manusia sangat diandalkan. Sebab, ingatan manusia dapat digunakan untuk menggali kembali pengalaman yang pernah dialami.

Begitulah penjelasan manusia sebagai subjek dan objek sejarah. Semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.