Viral Video Wanita Dituding Pelakor Dikeroyok Istri Sah & Dilumuri Cabai di Sampang, Korban Melapor
Tegar Melani August 13, 2026 05:42 PM

- Video seorang perempuan dituding sebagai pelakor hingga dikeroyok sekelompok ibu-ibu viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pengeroyokan berlangsung pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tepatnya di tempat praktik bidan mandiri di Dusun Tetean, Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.

Perempuan yang menjadi korban diketahui berinisial MR (27).

MR diduga memiliki hubungan dengan suami terlapor berinisial H (29) yang merupakan seorang bidan.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan peristiwa bermula ketika MR diajak H datang ke tempat praktik bidan mandiri.

Setibanya di lokasi, MR mendapati lima orang telah berada di tempat tersebut.

H kemudian menanyakan dugaan hubungan asmara antara MR dengan suaminya.

"Korban mengakui pernah menjalin hubungan dengan pria tersebut, namun mengaku hubungan itu telah berakhir," kata AKP Eko, Kamis (13/8/2026).

Persoalan tersebut kemudian berujung pada kekerasan.

H diduga menampar pipi kanan MR dan menjambak rambutnya.

Aksi tersebut kemudian diduga diikuti S (45), ibu kandung H.

S diduga ikut menarik rambut korban hingga MR terjatuh.

Kekerasan terhadap MR kemudian semakin parah.

Pakaian dalam korban diduga ditarik hingga robek dan terlepas.

MR juga diduga disiram menggunakan sambal pada bagian wajah dan area intim tubuhnya.

Setelah itu, korban disebut diseret keluar dari ruang praktik bidan.

Aksi tersebut direkam oleh salah seorang terlapor.

Video pengeroyokan itu kemudian tersebar dan viral di media sosial.

Dalam rekaman, MR terlihat terjatuh hingga terbaring di lantai.

Beberapa orang di sekitarnya tampak melakukan kekerasan dengan menjambak rambut korban.

Terlihat pula adanya upaya membuka pakaian korban.

Polisi menyebut MR mengalami sejumlah keluhan fisik setelah kejadian.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami sejumlah keluhan fisik, di antaranya rasa sakit pada bagian kepala, leher belakang dan pergelangan tangan kanan," tutur AKP Eko.

"Korban juga mengalami rasa panas pada area intim selama sekitar dua hari," imbuhnya.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu jubah perempuan berwarna krem yang terdapat bekas siraman sambal.

Kemudian satu celana dalam berwarna abu-abu dalam kondisi robek.

Polisi juga mengamankan rekaman video dugaan pengeroyokan.

"Saat ini, perkara masih dalam proses mendalami peran masing-masing pihak serta memastikan rangkaian kejadian berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang telah diamankan," pungkas AKP Eko.

MR kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sampang.

Polisi kini masih mendalami peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.