Ratusan Patung Mozart Hilang, Seniman: Pencurian Terorganisasi
Tribunnews August 13, 2026 10:20 PM

Lebih dari 200 patung Mozart berwarna emas hilang dari sebuah instalasi seni publik di Salzburg, Austria sehingga penyelenggara terpaksa menutup sebagian pameran lebih awal.

Pencurian ini mengganggu proyek seni yang digelar untuk memperingati 270 tahun kelahiran komposer Wolfgang Amadeus Mozart di kota kelahirannya.

Pencurian ratusan patung Mozart

The Mozarteum Foundation mengatakan, 210 dari 320 patung yang dipasang di Taman Mirabell, Salzburg, telah hilang.

Penyelenggara sebenarnya sudah menyiapkan sejumlah patung cadangan, tetapi jumlahnya tidak cukup untuk menggantikan banyaknya patung yang hilang.

Produsen patung-patung tersebut juga sedang libur musim panas sehingga tidak ada cara cepat untuk membuat penggantinya.

Beberapa lusin patung masih dipajang di Mozarteum dan di rumah kelahiran Mozart hingga akhir Agustus mendatang. Patung-patung tersebut dipasang di Taman Mirabell dan di sejumlah lokasi lain yang berkaitan dengan Mozart di Salzburg, kota terbesar keempat di Austria.

Patung berbahan polimer itu menggambarkan Mozart bersama anjingnya, Pimperl, yang melambangkan kehidupan sehari-hari sang komposer di Salzburg.

Seniman konseptual asal Jerman yang membuat instalasi ini, Ottmar Hörl, mengatakan ia ingin menampilkan Mozart bukan sebagai sosok yang dipuja layaknya sebuah monumen, tetapi "sebagai manusia biasa di balik kejeniusannya.”

Terduga pelaku pencurian patung

Hörl dikenal dengan instalasi yang menggunakan banyak patung serupa untuk menggambarkan tokoh-tokoh terkenal.

"Hal terburuk bagi seorang seniman adalah ketika karyanya menghilang,” ujar Hörl.

Hörl mengatakan ia tidak percaya para wisatawan membawa pulang patung-patung yang tingginya 50 sentimeter tersebut.

"Ini pencurian yang terorganisasi," ujarnya. Ia menduga patung-patung itu kemungkinan diambil pada malam hari, setelah taman ditutup. "Menurut saya, itu agak keterlaluan.”

Hörl berencana menjual patung-patung tersebut setelah pameran berakhir dengan harga sekitar €90 per buah (sekitar Rp1,8 juta). Dengan 210 patung yang hilang, kerugiannya diperkirakan mencapai sekitar €20.000 (sekitar Rp400 juta).

Sebelumnya, instalasi karya Hörl di Bayreuth juga mengalami kejadian serupa saat 100 patung yang menggambarkan komposer Richard Wagner menghilang.

"Memang begitulah sifat ruang publik" kata Hörl. "Ketika seorang seniman berkarya di ruang publik, kita tidak boleh mengeluhkan apa yang terjadi di sana. Mulai dari perusakan hingga pencurian. Memang begitulah adanya."

Diadaptasi oleh Brenda Nursalim

Editor: Hani Anggraini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.