BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) telah melakukan peninjauan dan mengecek untuk mengetahui penyebab ambruknya Puskesmas Pembantu (Pustu) Pihanin Raya, Kecamatan Daha Selatan.
Peninjauan dipimpin langsung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Setda HSS, Tedy Soetedjo, ST. MT bersama jajaran terkait dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Dinas PUPR HSS.
Peninjauan menjadi langkah awal melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan terhadap dampak kejadian, khususnya masyarakat terdampak, Kamis (13/8/2026).
Tedy Soetedjo saat dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id mengatakan, dugaan sementara berdasarkan peninjauan di lapangan. Ambruknya Pustu yang terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 18.00 Wita tersebut diakibatkan pergeseran tanah di sekitar bantaran sungai dan pondasi. Dipengaruhi seiring terjadinya musim kemarau yang tengah terjadi menyebabkan kondisi tanah labil.
Terlebih Pondasi Pustu tersebut sudah berusia sekitar 30 tahun lalu atau sejak pertama dibangun.
“Ditambah kondisi musim kering saat ini, kalau dulu masih ada diikat oleh lumpur. Namun, kemungkinan saat musim kemarau panjang ini, lumpur tadi hilang mengakibatkan rongga yang menjadikan tiang kepala yang panjang sudah longgar karena tidak diikat oleh lumpur sehingga menyebabkan bangunan ambruk,” katanya.
Baca juga: Hadiri Penilaian Rocket Acceleration by YABN 2026, Sandiaga Uno Apresiasi Inovasi Mahasiswa ULM
Pemerintah melakukan pemantauan kondisi di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah maupun dampak lanjutan yang dapat membahayakan warga.
Saat peninjauan, Pemkab bersama pihak terkait sekaligus membahas langkah penanganan terhadap warga terdampak.
“Pemkab memastikan penanganan dilakukan secara terkoordinasi, melibatkan perangkat daerah dan pihak terkait, serta tetap mengutamakan keselamatan serta kebutuhan masyarakat yang terdampak,” terang Tedy.
Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kehadiran Pemkab HSS dalam merespons setiap kejadian di tengah masyarakat. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)