Helikopter AH-64 Apache Amerika Jatuh di Texas, Dua Pilot Tewas
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah helikopter serang AH-64 Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat jatuh di dekat Salado, Texas, pada Rabu (12/8/2026).
Kecelakaan tersebut menewaskan dua pilot yang berada di dalam helikopter.
Helikopter jatuh sekitar pukul 13.35 waktu setempat di sebuah area terbuka.
Benturan memicu kebakaran besar dan menyebabkan puing-puing helikopter tersebar di lokasi kejadian.
Baca juga: Perang Iran-AS Jadi Ujian AI, IRGC: Rudal Kami Berhasil Hadapi Teknologi Amerika
Cliff Coleman, juru bicara Kantor Sheriff Bell County, menggambarkan insiden tersebut sebagai kecelakaan dengan benturan keras.
"Helikopter itu jatuh ke lapangan dan Anda bisa melihat bahwa itu adalah tabrakan yang dahsyat," kata Coleman, seperti dikutip sejumlah media AS.
Rekaman dan foto dari lokasi menunjukkan badan helikopter terbakar sementara petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api.
Selain menimbulkan kerusakan pada helikopter, kecelakaan tersebut memicu kebakaran vegetasi di sekitar lokasi.
Area yang terbakar dilaporkan mencapai lebih dari 400.000 meter persegi. Petugas tanggap darurat membutuhkan waktu beberapa jam untuk mengendalikan kobaran api, dan sebagian wilayah terdampak sempat menjalani prosedur evakuasi.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan infrastruktur di darat akibat jatuhnya helikopter.
Militer AS belum mengungkap secara rinci misi yang sedang dijalankan AH-64 tersebut ketika kecelakaan terjadi.
Identitas kedua pilot juga belum diumumkan kepada publik.
Pihak Pangkalan Fort Hood bersama unsur Angkatan Darat AS kini melakukan investigasi untuk menentukan penyebab kecelakaan.
Dengan demikian, belum ada dasar untuk menyimpulkan apakah insiden tersebut disebabkan oleh persoalan teknis, kesalahan manusia, kondisi penerbangan, atau faktor lainnya.
AH-64 Apache merupakan salah satu platform helikopter serang utama Angkatan Darat AS.
Pesawat ini dikembangkan untuk menjalankan berbagai misi, termasuk memberikan dukungan udara, menghancurkan kendaraan lapis baja, dan melakukan operasi bersenjata terhadap sasaran darat.
Armada Apache AS terdiri atas beberapa varian, terutama AH-64D dan AH-64E Guardian. Varian E merupakan versi yang lebih modern dengan peningkatan pada avionik, sensor, sistem komunikasi, dan kemampuan operasional.
Apache juga dirancang untuk beroperasi dalam berbagai kondisi medan dan cuaca.
Namun, seperti seluruh pesawat militer, pengoperasiannya tetap memiliki risiko, terutama ketika menjalankan penerbangan latihan maupun misi operasional.
Kecelakaan di Texas kini menjadi perhatian karena melibatkan dua awak yang kehilangan nyawa.
Hasil investigasi militer akan menentukan penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut sekaligus apakah diperlukan langkah keselamatan tambahan bagi armada Apache.
(oln/CNN/NBCNews/Fox News)