Peserta Gerak Jalan Meninggal di Karangasem Bali, SMA Negeri 2 Amlapura Evaluasi Kesehatan Siswa
Putu Kartika Viktriani August 13, 2026 11:39 PM

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Meninggalnya I Gede Abdi Cahyanata Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura yang mengikuti gerak jalan 17 kilometer putra di Karangasem Bali, menjadi evaluasi bagi pihak sekolah.

Ke depan, sekolah akan memperketat persiapan siswa sebelum mengikuti kegiatan yang membutuhkan aktivitas fisik berat.

Kepala SMA Negeri 2 Amlapura, I Wayan Puja Astawa mengatakan, evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan peserta.

Sekolah juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, untuk memastikan siswa yang mengikuti kegiatan olahraga maupun perlombaan fisik berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini kami jadikan sebagai pembelajaran. Kami tidak menyangka karena dari komunikasi dengan orang tua maupun siswa sendiri, tidak ada yang menyebutkan almarhum memiliki riwayat penyakit atau keluhan kesehatan menjelang perlombaan,” kata Puja Astawa saat dikonfirmasi, Kamis 13 Agustus 2026.

 

Menurut Puja, pemeriksaan kesehatan nantinya tidak hanya dilakukan menjelang perlombaan.

Pihak sekolah juga akan memperkuat komunikasi dengan orang tua dan siswa untuk mengetahui kondisi fisik serta kemungkinan adanya riwayat kesehatan yang perlu menjadi perhatian.

Baca juga: Sosok I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, Siswa SMAN 2 Amlapura yang Meninggal Usai Ikut Gerak Jalan 17 KM

Hal tersebut dinilai penting karena kegiatan seperti gerak jalan 17 kilometer membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima.

Peserta harus menempuh jarak cukup jauh sehingga kondisi kesehatan menjadi salah satu faktor yang tidak bisa diabaikan.

Pada Kamis 13 Agustus 2026, seluruh guru SMA Negeri 2 Amlapura mendatangi rumah duka.

Kedatangan tersebut untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga Abdi.

Duka juga dirasakan oleh teman-teman Abdi di sekolah.

Mereka sempat menggalang donasi yang nantinya akan diberikan kepada keluarga almarhum.

Selain donasi dari rekan-rekannya, pihak sekolah juga memberikan tali kasih kepada keluarga Abdi.

Puja mengatakan, pihak sekolah masih merasakan kehilangan atas kepergian salah satu siswanya tersebut. 

Bantuan tersebut rencananya diserahkan menjelang prosesi kremasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.

I Gede Abdi Cahyanata Wiguna sebelumnya menjadi peserta gerak jalan 17 kilometer putra dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Karangasem.

Dalam perjalanan lomba, kondisi Abdi dilaporkan menurun hingga akhirnya mendapat penanganan hingga dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.