MANGGAR, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, memastikan kembali menyalurkan bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat melalui program Nyaman Cerdas dan Nyaman Sejahtera.
Tahun ini, jumlah penerima manfaat dua program prioritas tersebut dipastikan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menyiapkan kuota beasiswa berprestasi bagi 100 mahasiswa.
Adapun pada program Nyaman Sejahtera, sebanyak 12 warga dipastikan bakal menerima fasilitas umrah gratis dari pemerintah daerah setempat.
Jumlah tersebut melonjak jika dibandingkan realisasi tahun lalu. Pada tahun 2025, beasiswa hanya menyasar 75 orang dan umrah gratis diperuntukkan bagi 8 orang.
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten menyebutkan, penambahan jumlah penerima manfaat program Nyaman Cerdas dan Nyaman Sejahtera tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memastikan janji politik kepada masyarakat terealisasi secara bertahap dan meluas.
"Program ini merupakan bagian dari perwujudan visi, misi, dan program unggulan kami. Tahun ini jumlah penerimanya kita tambah," kata Kamarudin dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).
Kamarudin menyebutkan, perluasan jangkauan program tersebut bertujuan agar sektor pendidikan dan kesejahteraan keagamaan dapat menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.
"Kalau sebelumnya 75 penerima beasiswa, sekarang menjadi 100 orang. Untuk umrah, dari 8 orang kini menjadi 12 orang," ujarnya.
Ia menegaskan, peningkatan jumlah penerima program Nyaman Cerdas tersebut untuk memberikan ruang serta dukungan yang lebih besar bagi para mahasiswa asal Belitung Timur yang tengah menuntut ilmu di perguruan tinggi.
Hal ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing bagi kemajuan Belitung Timur di masa depan.
Dalam pembiayaannya, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tidak hanya bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), tetapi secara aktif menjalin sinergi melalui pengoptimalan dana corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang beroperasi di wilayah Belitung Timur.
"Kita tidak hanya mengandalkan APBD. Kita juga mengajak dunia usaha untuk ikut berkontribusi melalui CSR. Dengan kolaborasi seperti ini, makin banyak masyarakat yang bisa kita bantu," tutur Kamarudin.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pihak swasta akan terus dilakukan agar program-program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kamarudin menyebut, evaluasi dan perluasan kuota penerima program akan terus dilakukan secara berkala sesuai perkembangan kemampuan keuangan daerah serta peluang kemitraan CSR.
"Ini bagian dari upaya kami memenuhi apa yang sudah menjadi komitmen kepada masyarakat. Tahun ini penerimanya bertambah, dan tentu ke depan kita akan terus melihat kemampuan daerah serta peluang kolaborasi agar manfaatnya bisa makin luas," ujarnya. (z1)