BANGKAPOS.COM, BANGKA — Sejumlah kursi anggota DPRD Bangka Barat tampak kosong saat momen penting Paripurna, Jumat (14/8/2026).
Ada belasan kursi yang tak terisi anggota dewan yang tidak hadir dalam rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 RI.
Rapat yang dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, namun baru resmi dibuka sekira pukul 09.30 WIB.
Hingga acara dimulai oleh MC dan dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Bangka Barat, kursi kosong itu masih tak ada penghuninya.
Sementara para tamu undangan, baik dari Forkopimda, OPD, organisasi wanita, tokoh pemuda, tokoh agama dan masyarakar sudah lebih dulu dan duduk di ruang sidang.
Satu per satu anggota DPRD Bangka Barat yang sebelumnya terlambat baru mulai berdatangan dan masuk ke dalam ruang sidang ketika acara telah berlangsung.
“Di Kabupaten lain sudah mulai, di sini molor, terus dewannya banyak yang enggak datang,” ucap salah satu undangan.
Ketua DPRD Bangka Barat, Badri Syamsu mengatakan Paripurna mendengarkan pidato Presiden RI ini merupakan momen penting untuk mengenang peristiwa 81 tahun lalu.
“Peringatan hari besar nasional bukan hanya seremonial saja, ini adalah momentum untuk mengenang semangat perjuangan dan pengorbanan dalam persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Badri.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)