TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat dan instansi bergotong royong membersihkan Kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari bakti sosial Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang digagas Partai Demokrat.
Aksi bersih-bersih melibatkan kader dan simpatisan Partai Demokrat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, RSUD Mamuju Tengah, PSC 119, Pemerintah Desa Tobadak, serta sejumlah pelajar.
Baca juga: Satpol PP Mamuju Tangkapi Sapi Tengah Malam yang Berkeliaran di Dalam Kota
Baca juga: Kejari Mamuju Masih Dalami Pemanggilan Aparat Desa Batu Makada Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa
Para peserta bahu-membahu menyusuri dua jalur di kompleks KTM Tobadak.
Mereka memungut sampah organik dan anorganik yang berserakan di sepanjang rute.
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.
Layanan kesehatan itu merupakan hasil kolaborasi Dinas Kesehatan, RSUD Mamuju Tengah, dan PSC 119.
Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hamka, turut turun langsung dalam aksi tersebut.
Ia mengatakan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Mamuju Tengah.
Menurut Hamka, kegiatan tersebut digelar untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-25 Partai Demokrat yang diperingati pada 9 September 2026.
"Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi kita untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus membangun sinergi antarinstansi," kata Hamka saat ditemui di lokasi, Jalan Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (14/8/2026).
Hamka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Ke depan, kami berharap gerakan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baik bagi masyarakat," ujarnya di sela-sela aksi pembersihan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pelajar, dan partai politik itu dinilai dapat mempererat kebersamaan.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan tersebut juga memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan KTM Tobadak. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah