TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Nenad Lalic mengungkapkan alasan di balik keputusan bergabung ke PSM Makassar di musim kompetisi 2026/2027.
Bek tengah asal Serbia ini menjadi rekrutan pertama PSM Makassar musim ini.
Nenad Lalic diperkenalkan ke publik sebagai bagian dari tim Juku Eja pada Rabu (12/8/2026).
Nenad Lalic mengaku sosok pelatih kepala Darije Kalezic menjadi salah satu alasan dirinya memutuskan berlabuh ke PSM Makassar.
Selain itu, ia tertarik karena PSM Makassar klub terbesar di Indonesia.
PSM Makassar berdiri pada November 1915. Sejumlah prestasi gemilang diraih di sepak bola Indonesia dan Asia.
Klub kebangggan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) tujuh kali juara kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sedangkan di Asia, PSM Makassar pernah mencapai, perempat final Piala Winners Asia 1997/1998, perempat final Liga Champions Asia 2000/2021, Final ASEAN Cup 2022 dan semifinal ASEAN Club Championship 2024/2025.
“Alasan utamanya adalah pelatih dan saya mendengar hal positif tentang klub, salah satunya klub terbesar di Indonesia,” ungkap Nenad Lalic dalam program Extra Time PSM Makassar dikutip Tribun-Timur.com dari You Tube PSM Makassar, Jumat (14/8/2026).
Menariknya, Nenad Lalic awalnya tak tahu kepribadian Darije Kalezic.
Namun, temannya mengenal baik Darije Kalezic dan memberikan penjelasan terkait pelatih berpaspor Belanda itu.
Nenad Lalic akhirnya menjalin komunikasi dengan Darije Kalezic.
Banyak hal dibicarakan tentang sepak bola, Indonesia dan Makassar.
“Dia (Darije) mengatakan banyak hal tentang tim ini dan tentang klub (PSM Makassar), suporter, semua yang rencana dikatakan sudah berjalan lancar,” tambahnya.
Pemain berusia 27 tahun ini sempat bertanya kepada Darije Kalezic terkait tujuan dan target PSM Makassar.
Ia mendapat penjelasan bahwa PSM Makassar ingin kembali menjadi klub yang stabil dan mampu bersaing di papan atas lagi.
“Dia (Darije) inginkan stabilitas klub, berada di puncak, jika bisa menang lagi dan untuk menang lagi,” terangnya.
Nenad Lalic pun mempunyai target pribadi bersama Laskar Ayam Jantan dari Timur.
Baginya, kondisinya selalu dalam keadaan sehat agar busa membantu tim mencapai target.
“Target tahun ini setinggi mungkin, bertarung di setiap pertandingan,” ucapnya.
Ia pun mengaku tak memiliki kesulitan adaptasi di sepak bola Indonesia.
Pasalnya, kondisinya hampir sama di Liga Thailand.
Nenad Lalic sebelum gabung PSM Makassar bermain untuk Nakhonratchasima Mazda FC di Liga Thailand.
“Saya cepat beradaptasi karena tahun lalu saya bermain di Liga Thailand, jadi suasananya cukup mirip,” ujarnya.
Nenad Lalic berharap kehadirannya dapat memberikan kepemimpinan dan kepercayaan diri bagi PSM Makassar.
Ia ingin seluruh pemain saling membantu sehingga tercipta kelompok yang kuat di dalam tim.
"Saya pikir kepemimpinan dan kepercayaan diri menghadapi tim lain. Saya pikir kita di sini untuk saling membantu dan membuat sesuatu seperti grup yang kuat," tuturnya.
Menurutnya, jika seluruh elemen tim bisa bersatu dan memiliki pertahanan yang kuat, PSM Makassar akan mampu meraih hasil positif.
"Saya berharap mereka (suporter) datang dan menjadi bagian dari kami. Mereka adalah pemain ke-12," sebutnya.
Nenad Lalic juga memberikan pesan khusus kepada suporter PSM Makassar.
Ia berjanji akan memberikan seluruh kemampuan, tenaga, pikiran dan hatinya untuk Juku Eja.
"Mereka bisa mengharapkan saya memberikan seluruh tubuh, pikiran dan hati saya untuk klub ini. Mereka bisa mengharapkan perjuangan dari saya," tegasnya. (*)