Petani Ditemukan Terbujur Kaku di Area Persawahan Sragen, Diduga Kena Serangan Jantung
Vincentius Jyestha Candraditya August 14, 2026 01:11 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Seorang petani, Sugimin (68), ditemukan terbujur kaku tak bernyawa di area persawahan Dukuh Grasak, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026) malam.

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan, sementara korban diduga meninggal akibat penyakit jantung dan faktor usia.

Berdasarkan pemeriksaan Inafis dan tenaga medis Puskesmas Sambungmacan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal karena penyakit jantung dan faktor usia.

"Kemudian dari hasil pemeriksaan Inafis dan medis Puskesmas Sambungmacan 1 tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban dan penyebab kematian diduga jantung serta usia yang sudah tua, selain itu pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut dan tidak menghendaki/menolak dilakukan otopsi terhadap korban di lanjutkan membuat surat pernyataan," kata Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, Jum'at (14/8/2026).

Tak Kunjung Pulang dari Sawah

Korban ditemukan setelah tak kunjung pulang dari sawah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir hingga akhirnya meminta anak korban mengecek keberadaannya.

Warseno mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan orang meninggal di area persawahan tersebut pada Kamis malam.

"Kami mendapatkan laporan, ada penemuan mayat di area persawahan di wilayah Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Kamis malam," kata Warseno.

Sugimin diketahui merupakan warga Dukuh Kenata, RT 10, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan.

Baca juga: Dicari Keluarga karena Tak Pulang, Petani Ditemukan Tewas di Area Persawahan Sragen

Sebelum ditemukan, istri korban, Darti, meminta anaknya, Tanzilla Iman Ma'ruf, mengecek ke sawah sekitar pukul 17.30 WIB. Saat tiba di lokasi, Tanzilla mendapati ayahnya sudah dalam kondisi terbujur kaku.

"Melihat kejadian tersebut anak korban memberi tahu Darti dan memberi tahu warga sekitar, setelah itu sekitar pukul 18.00 WIB, Eko Edi Kuswoyo menghubungi Suparno terkait kabar tersebut, hingga Eko Edi Kuswoyo melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sambungmacan," kata dia.

Polisi bersama tim Inafis dan tenaga medis Puskesmas Sambungmacan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Diduga Sempat Terpeleset

Dari kondisi saat ditemukan, korban diduga sempat terpeleset hingga jatuh dengan posisi wajah menghadap tanah.

"Korban diduga terpeleset di lokasi dan meninggal dunia saat itu karena sudah ditemukan dalam keadaan posisi muka menghadap ke tanah," ujar dia.

Baca juga: Kasus Hajatan Ricuh di Sragen Makin Panas, Laporan Masuk Sebelum Kesepakatan Damai Dibuat

Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi. Di antaranya dua motor Honda Beat merah dengan nomor polisi AD 5948 AOE, satu butir obat Mucos Ambroxsol HCI, serta uang tunai Rp581 ribu.

Keluarga korban menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah Sugimin kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.

"Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk proses pemakaman," pungkas dia.

(*)


Petani Ditemukan Terbujur Kaku di Sawah Sragen, Diduga Meninggal karena Jantung
Tak Kunjung Pulang, Petani 68 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Sawah
Keluarga Cari ke Sawah, Petani Karanganyar Sragen Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Petani Sragen Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Sugimin Tak Pulang dari Sawah, Keluarga Temukan Tubuhnya Sudah Terbujur Kaku
Petani 68 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuhnya
Geger Petani Ditemukan Meninggal di Sawah Sragen, Diduga Serangan Jantung
Pergi ke Sawah Tak Pulang, Petani di Sambungmacan Ditemukan Meninggal
Petani Tewas di Sawah Sragen, Polisi Temukan Obat dan Uang di Sekitar Lokasi
Detik-Detik Petani Sragen Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tak Kunjung Pulang


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.