TRIBUNJOGJA.COM - Bayi laki-laki yang ditemukan warga di dalam sebuah kardus di kawasan Klitikan Pasar Sleman, Jumat (14/8/2027) pagi, kini dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sleman.
Bayi malang yang ditinggalkan di pasar itu dievakuasi ke RSUD Sleman agar mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis yang diperlukan.
Sementara, jajaran Polsek dan Polres Sleman melakukan penyelidikan mendalam atas temuan bayi tersebut.
Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak tak bertanggung jawab yang tega meninggalkan bayi tersebut di area publik.
Baca juga: BREAKING NEWS : Bayi Laki-laki Ditemukan di Dalam Kardus di Klitikan Pasar Sleman
Polisi juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait penemuan bayi di Pasar Sleman ini untuk segera melapor kepada pihak berwajib.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi ini agar segera menyampaikannya kepada kepolisian. Kami juga mengingatkan apabila ada masyarakat yang mengalami persoalan sehingga tidak mampu merawat bayi, jangan sekali-kali meninggalkan bayi di tempat yang membahayakan. Segera hubungi pihak terkait agar dapat diberikan penanganan dan perlindungan yang tepat," ujar Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro.
Bayi laki-laki itu ditemukan warga di dalam sebuah kardus di kawasan Klitikan Pasar Sleman, Jumat (14/8/2027) pagi. Saat ditemukan, bayi malang yang diperkirakan berusia satu minggu itu, dalam kondisi bersih dan sehat lengkap dengan perlengkapannya.
Iptu Argo Anggoro mengatakan bayi ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB.
Kronologi penemuan berawal dari kepekaan seorang warga yang mendengar suara tangisan bayi di lokasi kejadian.
"Benar, pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB, telah ditemukan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan Klitikan Pasar Sleman. Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang mendengar suara tangisan bayi," kata Argo.
Saat ditemukan bayi tersebut diletakkan di sebuah kardus.
Kondisinya pun bersih serta dilengkapi dengan selimut, pampers dan tisu basah yang menyertai keberadaannya.
Setelah mendengar suara tangisan dan mendapati sang bayi, warga kemudian menghubungi perangkat desa.
Laporan tersebut diteruskan kepada jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sleman hingga akhirnya dievakuasi ke RSUD Sleman untuk mendapatkan penanganan.(RIF)