TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Penantian panjang warga Kampung Uduwey, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, akhirnya terjawab.
Setelah enam tahun harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas sehari-hari, masyarakat kini memiliki akses baru melalui Jembatan Armco.
Jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional yang diluncurkan Presiden RI bersamaan dengan Jembatan Merah Putih dan Manunggal Air Bersih melalui video conference, Kamis (13/8/2026).
Launching di Manokwari dipimpin Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, dengan kehadiran Bupati Manokwari, Kapolresta Manokwari, perwakilan MRP Papua Barat, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, DPR Papua Barat, serta jajaran TNI-Polri.
Tokoh rohani sekaligus perwakilan masyarakat Kampung Uduwey, Rumerus Muabuai, menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh pihak yang terlibat.
Baca juga: Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Launching Serentak JMP di Manokwari Papua Barat
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat berarti bagi sekitar 70 keluarga di kampung tersebut.
“Kurang lebih 70 keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua anggota TNI Angkatan Darat yang sudah berupaya bekerja siang dan malam,” ujarnya.
Selama enam tahun, warga harus menyeberangi sungai untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah.
Kondisi semakin berbahaya saat hujan deras karena debit air meningkat.
Rumerus menilai pembangunan jembatan bukan hanya menghadirkan akses baru, tetapi juga membuka peluang lebih baik bagi pendidikan, perekonomian, dan aktivitas sosial masyarakat.
“Jembatan ini sangat berarti bagi kami. Anak-anak kami sekarang lebih mudah pergi ke sekolah dan masyarakat lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari,” katanya.
Baca juga: Pemuda Panca Marga Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 300 Meter di Kota Fakfak
Ia juga mengapresiasi kerja keras prajurit TNI AD yang terlibat langsung dalam pembangunan.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
Rumerus berharap pembangunan serupa dapat terus dilanjutkan di wilayah lain Papua Barat yang masih membutuhkan akses transportasi.
Bagi masyarakat Uduwey, Jembatan Armco kini bukan sekadar penghubung antarkawasan, melainkan simbol perubahan dan harapan baru.
Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar kegiatan ekonomi, mendukung pendidikan anak-anak, serta memudahkan mobilitas warga dalam kehidupan sehari-hari.