Bukan Sekadar Game Ronda, Olahraga Domino Bakal Ramaikan Kafe-kafe di Jogja
Yoseph Hary W August 14, 2026 02:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Permainan kartu domino kini telah menjadi cabang olahraga yang mulai dikembangkan baik skala nasional maupun daerah.

Di Yogyakarta para pengurus Olahraga Domino Nasional (ORADO) DIY mulai membangun ekosistem cabang olahraga tersebut.

Bangun domino corner 

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah membangun domino corner di beberapa kafe serta beberapa tempat tongkrongan anak muda.

Gagasan tersebut disampaikan Ketua Bidang Teknik dan Wasit PB Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO), Isra Prasetya Idris, dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi ORADO DIY di Hotel Aston Gejayan, Yogyakarta, Kamis (13/8/2026) malam. 

Forum tersebut sekaligus menetapkan dr Sobri Emigasando, atau akbrab disapa dr Miga sebagai Ketua Pengprov ORADO DIY 2026-2030.

Isra mengatakan, ORADO yang baru berusia sekitar setengah tahun telah berkembang dan mulai dikenal di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi modal untuk membangun olahraga domino sebagai wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi.

"Kami ingin melihat putra-putri Indonesia membawa nama harum bangsa dengan Merah Putih karena menjadi atlet domino. Ini bisa kita wujudkan dengan kebersamaan," katanya.

Garap Potensi Sleman dan Kota Jogja 

Pengurus ORADO DIY saat ini mulai fokus penjaringan atlet-atlet muda untuk beradu skill di beberapa kejuaraan.

Selain itu, Miga menyampaikan bahwa domino menjadi olahraga industri (Sport Industry) yang berpotensi meningkatkan perekonomian di Yogyakarta.

“Kami punya salah satu program kerja nanti ada spot-spot domino di beberapa coffee shop,” ujarnya.

Mereka memprioritaskan beberapa kafe yang ada di Kota Yogyakarta dan Sleman.

Dua wilayah itu menurut Miga paling banyak terdapat coffee shop dan banyak mahasiswa yang menetap.

“Kami prioritaskan Kota Jogja dan Sleman, karena dua itu banyak coffee shop. Kemudian  dekat dengan universitas, karena kami akan menjaring mahasiswa,” terang dia.

Sementara Ketua Bidang Humas PB ORADO DIY John LBF, menuturkan prospek olahraga domino menurutnya sangat menjanjikan.

Dari sekadar permainan di tingkat masyarakat awam, kini mulai dilirik hingga dikancah internasional.

Bahkan di beberapa daerah menurutnya telah mengusulkan olahraga domino menjadi salah satu ekstra kurikuler.

“Karena ini sebetulnya olahraga yang positif, ada (kecerdasan) berhitung, strategi, kerjasama tim, kemudian ini melatih untuk mengambil keputusan. Sangat bagus bagi anak-anak muda,” pungkasnya. (hda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.