Telan Biji Cabai Bikin Usus Buntu? Dokter Gizi Beberkan Faktanya
GH News August 14, 2026 03:08 PM
Jakarta -

Anggapan menelan biji cabai atau biji jambu bisa menyebabkan peradangan usus buntu (apendisitis) sudah sangat melekat di masyarakat. Banyak yang percaya, sekali saja menelan biji-bijian utuh, organ usus buntu akan langsung tersumbat dan meradang.

Lantas, benarkah anggapan itu jika dilihat dari sisi medis?

Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, meluruskan anggapan tersebut. Menurutnya, biji makanan memang bisa menjadi salah satu pemicu sumbatan, tetapi dampaknya sangat bergantung pada kebiasaan mengunyah, porsi, serta intensitas konsumsinya.

dr Yaze menjelaskan masalah utamanya sering kali berawal dari proses mengunyah yang belum sempurna. Saat seseorang makan terburu-buru, biji makanan ditelan dalam kondisi masih utuh.

"Sebenarnya sama kayak tadi, kita ngunyahnya belum selesai itu (biji) masih ada dalam bentuk yang utuh. Begitu diproses di digestive (pencernaan) kita, itu harusnya kan sudah dihancurkan, sudah dikunyah," jelas dr Yaze pada detikcom, Kamis (13/8/2026)

"Misalnya sudah kena asam lambung, tapi ada beberapa yang ternyata belum hancur," lanjutnya.

Intensitas Konsumsinya Harus Diperhatikan

Ketika biji yang keras dan sulit dicerna tersebut lolos dari lambung dan masuk ke saluran usus, ada risiko partikel tersebut terselip di muara usus buntu.

Namun, dr Yaze menegaskan bahwa tubuh sebenarnya memiliki toleransi jika jumlahnya hanya sedikit dan terjadi sesekali. Risiko peradangan hingga infeksi justru meningkat, jika kebiasaan menelan biji-bijian utuh ini dilakukan secara berlebihan dan terus-menerus.

"Sebenarnya kalau cuma sedikit ya masih oke. Tapi kalau misalnya terlalu sering makan pedas, terus biji-bijinya ternyata seringnya langsung ditelan, ya kalau berlebihan bisa menyebabkan peradangan, infeksi misalnya," tutur dr Yaze.

Nggak Langsung Picu Usus Buntu

Masyarakat sering kali khawatir berlebihan, hingga menganggap usus buntu bisa terjadi secara instan setelah mengonsumsi makanan berbiji. dr Yaze menjawab mitos tersebut, dengan menekankan bahwa proses peradangan akibat sumbatan membutuhkan waktu serta akumulasi.

"Kalau porsinya kebanyakan ya. Kalau cuma sesekali, seminggu belum tentu sekali, ya enggak juga," tegas dia.

"Jadi bukan berarti habis makan pedas langsung usus buntu, habis makan jambu biji langsung usus buntu besoknya, ya enggak juga. Tergantung intensitas dan seberapa banyak mengonsumsinya," sambungnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.