TRIBUNWOW.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan beratnya beban kerja jajaran menteri dan pembantu pemerintahannya dalam menjalankan roda pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan lahirnya satu kebijakan transformatif setiap lima hari. Tingginya target tersebut membuat jajaran pemerintahan harus bekerja dengan ritme yang sangat padat.
Menurut Prabowo, beban kerja tersebut turut berdampak pada kondisi kesehatan sejumlah pejabat negara.
"Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Ada yang pingsan, ada yang operasi. Banyak yang kecapekan," ujar Prabowo di hadapan anggota majelis.
Prabowo menyebut padatnya aktivitas pemerintahan membuat waktu libur bagi para menteri dan staf pemerintahan seolah berkurang.
"Demikian bukti kesungguhan dari pemerintah yang saya pimpin. Menurut pembantu-pembantu saya, dalam kalender saya tidak ada hari merah," tegasnya.
Melihat kondisi para pembantunya yang terkuras akibat ritme kerja tersebut, Prabowo mengaku sempat berjanji memberikan lebih banyak waktu istirahat.
Namun, ia menyebut para menterinya justru merespons janji tersebut dengan candaan bahwa waktu istirahat yang dijanjikan belum tentu terealisasi.
"Saya berjanji kepada mereka bahwa dalam sisa masa jabatan saya ini, saya akan memberi lebih banyak waktu istirahat untuk mereka. Dan mereka menjawab, janji tinggal janji," kata Prabowo.
Prabowo menilai kerja keras kabinet telah membuahkan sejumlah hasil, salah satunya percepatan target swasembada pangan yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam empat tahun menjadi satu tahun.
Menurutnya, pengorbanan jajaran pemerintah merupakan bagian dari tanggung jawab atas amanah yang diberikan masyarakat.
"Yang ingin saya sampaikan, kita menerima amanah itu dengan penuh kehormatan. Tugas dari rakyat adalah kehormatan yang mulia bagi kita," ujar Prabowo.
Ia memastikan pemerintah akan terus bekerja dengan ritme tinggi hingga masa jabatannya berakhir.
"Karena itu kita akan bekerja dengan sekeras-kerasnya. Kita akan habis-habisan bekerja untuk rakyat dan bangsa kita," tutup Prabowo.