Warung di Klang, Malaysia, menawarkan aneka makanan hanya Rp13 ribuan. Menu berganti setiap hari dan ditujukan untuk membantu warga berpenghasilan rendah.
Harga makanan yang terjangkau menjadi hal penting bagi banyak orang, terutama di tengah biaya hidup yang terus meningkat. Kondisi ini membuat tempat makan murah selalu memiliki daya tarik tersendiri.
Menariknya, ada sebuah tempat makan yang tidak hanya menawarkan harga murah, tetapi juga membawa misi sosial. Aneka makanan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar dengan harga yang ramah di kantong.
Dilansir dari Weird Kaya, (13/8/2026), sebuah warung makanan di Meru, Klang, Malaysia, tengah menarik perhatian karena menjual beragam makanan dengan harga hanya RM3. Jika dikonversi, nilainya sekitar Rp13 ribuan per porsi.
Sebuah warung makan fokus menjajakan makan murah meriah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Foto: Weird Kaya
|
Tempat makan tersebut bernama Port Makanan RM3. Warung ini hadir sebagai salah satu pilihan makanan terjangkau bagi warga sekitar, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Pengelolanya, Hazman Tarmizi, mengatakan usaha tersebut sudah berjalan selama hampir satu tahun. Port Makanan RM3 bahkan dijadwalkan merayakan ulang tahun pertamanya pada Agustus 2026.
Menurut Hazman, warung tersebut awalnya dimulai secara sederhana. Para penjual hanya menyiapkan dua atau tiga meja untuk menjajakan kue tradisional dan makanan ringan.
Seiring waktu, konsepnya berkembang menjadi lebih besar. Warung tersebut juga membuka kesempatan bagi ibu tunggal dan ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan dari makanan yang mereka buat.
Hazman menjelaskan, seluruh makanan dipatok dengan harga Rp 13 ribuan. Harga tersebut sengaja dibuat terjangkau untuk warga sekitar, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.
Menu-menunya dijual cuma Rp13 ribuan. Foto: Weird Kaya
|
"Semua makanan ditetapkan Rp13 ribuan untuk warga sekitar, terutama kelompok berpenghasilan rendah," ujar Hazman.
Jam operasional warung sebenarnya cukup panjang, yakni mulai pukul 11.00 hingga 18.00 waktu setempat. Namun, makanan yang tersedia biasanya sudah habis terjual sekitar pukul 14.00 waktu setempat.
Selain melayani pembeli yang datang langsung, Port Makanan RM3 juga menerima pesanan dalam jumlah banyak. Pesanan tersebut datang dari pabrik-pabrik di sekitar lokasi maupun melalui layanan pesan antar makanan.
Salah satu pelanggan, Mohd Shahriza Mat Daud, mengaku pertama kali mengetahui warung tersebut ketika melewati kawasan Meru. Ia tertarik setelah melihat spanduk yang mempromosikan Port Makanan RM3.
Menurut Shahriza, warung tersebut menyediakan banyak pilihan makanan. Ia juga menilai harga yang ditawarkan sangat terjangkau bagi masyarakat.
Pelanggan lainnya, Zailani Abd Latiff, bahkan sudah beberapa kali mampir ke tempat tersebut. Harga yang murah menjadi salah satu alasan dirinya terus kembali membeli makanan.
Pasalnya dengan modal Rp218 ribu, pelanggan tersebut bisa membawa pulang sekitar 16 jenis makanan jika seluruhnya dihitung dengan harga RM3. Hal ini membuat warung tersebut menarik bagi keluarga yang ingin membeli beragam lauk dengan biaya relatif hemat.







