Mayat Perempuan Tanpa Baju Tergeletak di Pantai Padang Galak, Korban Diduga Terseret Arus Laut
Ngurah Adi Kusuma August 14, 2026 05:39 PM

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang perempuan berinisial Ni Made S (48) ditemukan tewas tergeletak di pesisir Pantai Padang Galak, Denpasar Timur, Jumat 14 Agustus 2026 siang. 

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, saat pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 12.14 WITA, korban berada dalam posisi telungkup tanpa mengenakan pakaian atasan.

Peristiwa ini bermula saat warga di lokasi bernama Ketut Sardu (56) mendapat laporan dari pengunjung pantai mengenai adanya sesosok tubuh yang terdampar di tepi ombak. 

Ketut Sardu yang bergegas mengecek lokasi mendapati korban sudah dalam kondisi terbujur kaku dengan posisi kepala menghadap ke selatan dan kaki ke arah utara. 

Baca juga: Wali Kota Jaya Negara Serahkan Bantuan Pascabencana kepada 70 Warga Terdampak

"Korban hanya mengenakan celana pendek bermotif kotak-kotak warna hitam biru," beber Iptu Gede Adi.

Mendapati laporan tersebut, jajaran personel Polsek Denpasar Timur bersama Tim Identifikasi (INAFIS) Polresta Denpasar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa kondisi fisik korban.

"Dari saku celana korban, petugas menemukan sebuah dompet hitam yang berisi kunci sepeda motor Honda dan sejumlah uang tunai," jelas Iptu Gede Adi.

Tak berselang lama setelah proses olah TKP berjalan, suami korban tiba di lokasi dan secara langsung mengkonfirmasi bahwa jasad perempuan tersebut adalah istrinya. 

Baca juga: 70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT ke-81 RI

Dari hasil identifikasi awal yang dilakukan kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fatal di luar indikasi kecelakaan laut.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia murni akibat tenggelam setelah terseret arus laut Pantai Padang Galak," imbuh Adi Saputra.

Sekitar pukul 14.30 WITA, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans BPBD Kota Denpasar menuju Kamar Jenazah RSUP Prof. Ngoerah untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.