BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Abang Hertza menilai banyak pesan penting yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Abang Hertza, salah satu poin penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah adalah penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan target Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan Abang Hertza seusai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa Kedua Masa Persidangan III Tahun 2026 DPRD Kota Pangkalpinang dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8/2026).
"Ya, banyak hal yang mungkin tadi disampaikan, termasuk bagaimana sinergi antara pemerintah pusat, linier dengan daerah dalam mengembangkan amanat kemajuan bagi Indonesia Emas 2045," kata Hertza kepada Bangkapos.com, Jumat (14/8/2026).
Ia mengatakan, pembangunan nasional membutuhkan sistem dan manajemen pemerintahan yang baik, termasuk adanya kesinambungan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurut dia, tata kelola pemerintahan yang baik pada akhirnya harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Terus juga bagaimana sistem dan manajemen pemerintahan yang baik, sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas," ujarnya.
Salah satu program pemerintah pusat yang mendapat perhatian Hertza adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menilai program tersebut menjadi salah satu kebijakan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Hertza mengatakan, berdasarkan pidato Presiden, program pemberian makanan bergizi gratis tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari program pemerintah pusat.
"Di antaranya MBG ya, yang memberikan dampak positif. Pak Presiden menekankan bahwa hal itu akan terus dilakukan seiring dengan program pemerintah pusat untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak sekolah," katanya.
Menurut Hertza, pelaksanaan program tersebut menyasar anak-anak sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMP dan jenjang pendidikan berikutnya.
Selain MBG, Hertza juga menyoroti pesan Presiden mengenai sektor pendidikan, terutama terkait perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Ia mengatakan, pemerintah memiliki pekerjaan besar untuk memastikan kondisi ruang kelas dan fasilitas pendidikan terus diperbaiki dari jenjang pendidikan dasar hingga tingkat menengah.
"Terus bagaimana amanat pendidikan itu menuntaskan perbaikan ruang kelas maupun sekolah-sekolah sampai dengan tingkat dari tingkatan paling bawah sampai dengan tingkat tertinggi, setara SMA, SMK, dan seterusnya," ujarnya.
Hertza menilai berbagai pesan yang disampaikan Presiden dalam pidato kenegaraan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, termasuk bagi pemerintah daerah.
Menurut dia, pemerintah daerah harus dapat menerjemahkan arahan pemerintah pusat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah.
Ia mengatakan DPRD Kota Pangkalpinang bersama pemerintah daerah akan mencermati berbagai kebijakan yang disampaikan Presiden untuk kemudian disesuaikan dengan program pembangunan di daerah.
"Dan banyak hal yang mungkin kita petik yang breakdown-nya kita bisa dengar bersama tadi, sehingga kami dan kita semua di Kota Pangkalpinang mengikuti arahan apa yang disampaikan Presiden lewat pidato kenegaraan di ulang tahun Indonesia ke-81," kata Hertza.
Rapat paripurna tersebut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna, pimpinan dan anggota DPRD Kota Pangkalpinang, pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang, Forkopimda, serta pejabat instansi vertikal lainnya. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)