TRIBUNLOMBOK.COM – Selvina Rambu Mayi (29), salah satu korban kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok masih belum ditemukan hingga hari ketiga pencarian pada Jumat (14/8/2026).
Selvi pada hari naas Rabu (12/8/2026), dalam perjalanan pulang kampung untuk menjalani prosesi pernikahan adat di Sumba Barat.
Sehari setelah kejadian, adik Selvina, Delsi (25), masih setia menunggu kabar sang kakak di Pelabuhan Padangbai, Bali
Selvina dikenal sebagai sosok pekerja keras yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung keluarga.
Sebagai anak sulung dari enam bersaudara, Selvina bekerja di sebuah laundry di kawasan Nusa Dua, Bali, untuk membantu perekonomian keluarganya.
"Semoga saja kakak saya selamat," ujar Delsi, dilansir dari TribunBali.
Baca juga: Fakta-Fakta Kebakaran KMP Putri Yasmin: Jumlah Korban, Rincian Santuan, Pencarian Penumpang Hilang
Sebelum kebakaran KMP Putri Yasmin terjadi, Selvina sedang dalam perjalanan pulang kampung ke Sumba Barat bersama suaminya untuk menjalani prosesi pernikahan adat.
Selvina berangkat dari Bali bersama empat orang kerabatnya, menjadikan total lima anggota keluarga yang menumpang kapal tersebut.
Hingga kini, keluarga masih menunggu kabar keberadaan Selvina yang masuk dalam daftar penumpang belum ditemukan.
Kerabat Selvina lainnya, Feri (29), terus berkoordinasi dengan petugas di Pelabuhan Padangbai untuk memantau perkembangan pencarian terhadap kelima anggota keluarganya yang berada di kapal nahas tersebut.
"Keluarga saya berangkat 5 orang, 4 selamat dan dievakuasi ke Lembar kemarin. Sementara Selvina masih hilang kontak dengan kami. Masih proses pencarian," ujar Feri.
Feri menceritakan, kelima kerabatnya berangkat dari Pelabuhan Padangbai pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.
Sekitar pukul 04.00 WITA, keluarga yang berada di darat menerima video yang dikirimkan salah seorang kerabat dari dalam KMP Putri Yasmin saat itu keluarga di darat masih tertidur dan belum menyadari kondisi mencekam yang tengah terjadi di atas kapal.
"Jam setengah 4 pagi, adik saya yang di kapal kirim video di grup WhatsApp. Kami semua saat itu masih tidur," ungkap Feri.
Dalam video tersebut, sang adik tampak menangis dan menyampaikan bahwa kapal akan meledak.
Ia mengaku telah mengenakan jaket pelampung dan diminta untuk segera terjun ke laut.
"Di video itu, ia mengatakan diminta terjun ke laut dan meminta doa agar selamat. Adik saya dan tiga orang lainnya selamat dievakuasi ke Lembar. Lagi seorang lagi sepupu saya (Selvina) belum ada kabar," jelas Feri.
Berdasarkan laporan pihak masing-masing keluarga, terdapat lima orang yang saat ini masih dalam proses pencarian.
Empat di antaranya terdaftar dalam manifes penyeberangan, sementara satu lainnya yakni Selvina diketahui berdasarkan laporan suaminya yang telah lebih dulu dievakuasi.
Kelima nama tersebut adalah Yasir Arafat, Selvina Rambu, I Made Sutarjana, Slamet Yulianto, dan I Ratu Agung Ayu Sekar.
(*)