TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado, Sulawesi Utara tahun 2026 resmi berakhir, Jumat (14/8/2026) sore.
Penutupan berlangsung di Auditorium Prof Soemitro Djojohadikoesoemo UNSRAT dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Ir. Arthur Gehart Pinaria.
Sebanyak 5.018 mahasiswa baru mengikuti seluruh rangkaian PKKMB yang berlangsung selama dua hari, yakni Kamis (13/8/2026)-Jumat (14/8/2026).
Prof Arthur mengetuk mikrofon sebanyak tiga kali sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan PKKMB UNSRAT 2026, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para mahasiswa.
Ia mengapresiasi seluruh mahasiswa baru yang telah mengikuti kegiatan hingga selesai.
Prof Arthur berharap berbagai materi yang diberikan selama PKKMB dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan aktivitas mereka selama berada di lingkungan kampus.
"Terima kasih kepada seluruh mahasiswa baru yang sudah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai selesai. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal selama berada di kampus," ujarnya.
Sebelumnya, PKKMB UNSRAT 2026 dibuka oleh Plt Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa.
Saat memberi sambutan, ia mengingatkan mahasiswa baru bahwa memasuki perguruan tinggi merupakan fase kehidupan yang menuntut kemandirian, kedisiplinanm dan tanggung jawab.
"Memasuki perguruan tinggi berarti memasuki fase kehidupan yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab serta kemampuan untuk menentukan arah masa depan," ujar Jamaluddin.
Ia pun mengajak seluruh mahasiswa baru memiliki tekad yang kuat untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut mengejar prestasi akademik, tetapi juga perlu memiliki kepedulian terhadap sesama.
Semangat tersebut sejalan dengan filosofi yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain.
"Semangat tersebut harus menjadi bagian dari perjalanan di kampus ini," katanya.
Jamaluddin menegaskan, pendidikan yang ditempuh di perguruan tinggi bukan semata-mata untuk memperoleh pekerjaan.
Lebih dari itu, pendidikan harus menjadi bekal untuk membentuk pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa dan negara.
Ia berharap para mahasiswa baru dapat menjalani proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi.
"Semoga kita kembali bertemu dalam suasana yang berbeda, bukan penerimaan mahasiswa baru, tetapi dalam acara wisuda," ungkapnya.
Di auditorium, hadir 50 mahasiswa baru sebagai perwakilan dari setiap fakultas.
Sementara itu, ribuan mahasiswa baru lainnya mengikuti kegiatan secara daring dari fakultas masing-masing.
Baca juga: Eks Stafsus Gubernur Sulut Victor Elias Rarung Lulus Magna Cum Laude Doktor Teologi
Baca juga: Chord Lagu Yesus - Talenta Singers
Rangkaian PKKMB berlangsung cukup meriah.
Sebelum penutupan, mahasiswa mendapatkan sejumlah materi, termasuk pengenalan organisasi mahasiswa (ormawa) serta berbagai organisasi yang ada di lingkungan kampus.
Usai kegiatan ditutup, para mahasiswa baru langsung meninggalkan lokasi dan kembali ke tempat masing-masing.
Panitia juga berjaga di sejumlah titik, khususnya di area pintu keluar auditorium.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses kepulangan mahasiswa berlangsung tertib dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.(*)