Dari Gedung DPRD Medan, Rico Waas Simak Pesan Prabowo soal Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat
Ayu Prasandi August 14, 2026 08:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka menyaksikan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Medan mulai pukul 08.30 WIB tersebut mengagendakan penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pidato kenegaraan tahun ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintah, termasuk perkembangan ekonomi nasional, investasi, serta program prioritas pemerintah.

Rapat paripurna dibuka Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen. Turut hadir unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua TP PKK Kota Medan Ny Airin Rico Waas, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, anggota DPRD Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.

Rico Waas dan Zakiyuddin tampak khidmat mengikuti jalannya sidang melalui siaran langsung.

Keduanya menyimak sejumlah poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo, khususnya terkait kondisi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan perekonomian Indonesia tetap tumbuh di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5,61 persen pada kuartal I dan semester I 2026.

Capaian tersebut disebut menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dapat melampaui 5,4 persen dan mendekati target 6 persen.

Selain pertumbuhan ekonomi, investasi menjadi salah satu penopang ketahanan ekonomi nasional. Pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan menyerap sekitar 2,7 juta tenaga kerja.

Sementara pada semester I 2026, investasi telah mencapai Rp1.010 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 1,4 juta orang.

"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan investasi yang meningkat bukanlah tujuan utama. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Prabowo.

Presiden juga memaparkan perkembangan sejumlah program prioritas nasional, di antaranya Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, pemerintah melakukan restrukturisasi badan usaha milik negara melalui pembentukan Danantara. Prabowo menyebut sebanyak 290 BUMN yang dinilai tidak produktif telah ditutup.

Perampingan tersebut, kata Prabowo, berhasil menghemat anggaran negara sekitar Rp50 triliun.

Nilai penghematan itu diproyeksikan meningkat hingga Rp70 triliun pada akhir 2026.

Melalui rapat paripurna tersebut, jajaran Pemko Medan turut mengikuti pemaparan arah kebijakan dan capaian pemerintah pusat sebagai bagian dari evaluasi pembangunan nasional sekaligus momentum memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. 

(Dyk/Tribun-Medan.com)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.