Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik Gerbera
Daniel Tri Hardanto August 14, 2026 08:39 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung mendorong percepatan pelaksanaan Survei Seismik 2D Gerbera untuk menggali potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Lampung.

Baca juga: Polda Lampung dan SKK Migas Pindahkan 271 Ton Barang Bukti Minyak Cong ke Prabumulih

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan kunjungan dan rapat koordinasi bersama jajaran direksi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, gubernur menegaskan dukungan Pemprov Lampung terhadap pelaksanaan survei seismik.

Pemprov juga akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemerintah kabupaten, terutama di wilayah yang menjadi lokasi kegiatan survei.

Menurut Mirza, dukungan pemerintah daerah diperlukan agar berbagai aspek yang berkaitan dengan administrasi, sosial, lingkungan, keamanan hingga komunikasi dengan masyarakat dapat dipersiapkan sejak awal.

Dengan begitu, pelaksanaan survei di lapangan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa menghadapi kendala berarti.

Direksi PHR dalam pertemuan tersebut menyampaikan proses lelang kegiatan seismik ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.

Setelah proses lelang selesai, persiapan dan mobilisasi peralatan menuju wilayah kerja ditargetkan mulai dilakukan pada awal September 2026.

Survei Seismik 2D Gerbera diperkirakan berlangsung selama enam hingga delapan bulan. 

Tahapannya meliputi persiapan, mobilisasi peralatan, pelaksanaan survei hingga penyelesaian kegiatan lapangan.

Survei ini menjadi tahapan penting untuk memperbarui data kondisi bawah permukaan atau subsurface di wilayah Lampung.

Data tersebut nantinya digunakan untuk melihat lebih jauh potensi keberadaan cadangan migas sekaligus menjadi dasar untuk menentukan langkah eksplorasi berikutnya.

Jika hasil survei menunjukkan potensi yang menjanjikan, kegiatan dapat dilanjutkan dengan pemboran eksplorasi yang diperkirakan dilakukan dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Pertamina menyampaikan Lampung memiliki peluang potensi cadangan minyak dan gas bumi yang cukup besar.

Namun, keberadaan serta tingkat keekonomian cadangan tersebut masih harus dibuktikan melalui data bawah permukaan yang lebih lengkap dan pemboran eksplorasi.

Gubernur Lampung menilai kegiatan eksplorasi migas memiliki arti strategis bagi daerah.

Selain berpotensi membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru, penemuan cadangan migas di Lampung juga dinilai dapat mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

"Pemprov Lampung siap mendukung tahapan eksplorasi dengan memperkuat koordinasi bersama Pertamina, pemerintah kabupaten, dan masyarakat di wilayah kegiatan," kata Mirza.

Pemprov Lampung berharap seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga survei seismik dapat segera dilaksanakan dan potensi migas di Lampung memperoleh kepastian berdasarkan data ilmiah.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.