Veteran Pasukan Khusus AS Prediksi Rezim Iran Bisa Runtuh sebelum Masa Jabatan Donald Trump Berakhir
Tribun-video August 14, 2026 08:42 PM

Veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS, Jim Hanson, mmeberikan prediksi terbarunya.

Dia memprediksi bahwa rezim Iran berpotensi runtuh sebelum masa jabatan Presiden Donald Trump berakhir.

Mengutip Fox News pada (14/8), Hanson menyampaikan prediksi keruntuhan rezim Teheran tersebut pada Kamis (13/8/2026).

Meskipun memprediksi keruntuhan Iran, Hanson tidak memperkirakan adanya eskalasi militer besar-besaran sebelum pemilihan paruh waktu.

Ia menjelaskan bahwa Presiden Trump memilih untuk bertindak hati-hati dalam menghadapi konflik dengan Iran.

Strategi utama Trump akan berfokus pada penekanan sektor ekonomi serta diplomasi untuk melumpuhkan Teheran secara menyeluruh.

Tekanan ekonomi intensif ini dirancang agar pemerintah Iran kehabisan dana untuk membiayai negara maupun memberi makan rakyatnya.

"Presiden Trump mengatakan dia akan bertindak hati-hati," kata Hanson di acara "Jesse Watters Primetime." "Dia akan fokus pada ekonomi dan diplomasi, dan menekan mereka sehingga mereka tidak punya uang sepeser pun untuk memberi makan rakyat mereka atau menjalankan negara mereka."

Hanson meyakini bahwa rezim Iran tidak akan mampu menahan kombinasi tekanan ekonomi parah serta kemunduran akibat perang.

Walaupun mengutamakan tekanan ekonomi, Hanson menegaskan AS tetap siap membalas jika Teheran melancarkan serangan tambahan.

Ia memperkirakan dinamika konflik di lapangan akan melambat dalam waktu dekat, tetapi pihak AS tetap siaga penuh.

"Saya pikir ini akan melambat dalam waktu dekat, tetapi kita lihat saja nanti, dan Presiden Trump siap menghadapi apa pun," katanya. "Anda tahu, Departemen Perang siap untuk menumpas siapa pun yang muncul di mana pun di wilayah operasi."

Departemen Pertahanan AS diklaim telah bersiap untuk menumpas ancaman mana pun yang muncul di wilayah operasi.

Hanson dengan mantap bertaruh bahwa Republik Islam Iran tidak akan sanggup bertahan hingga akhir masa kepemimpinan Trump.

"Jika saya harus bertaruh sekarang, saya akan mengatakan Republik Islam Iran kemungkinan besar tidak akan bertahan hingga akhir masa jabatan presiden Trump," katanya. "Jadi, dia telah menciptakan kondisi bagi runtuhnya rezim itu dan kesempatan bagi rakyat Iran untuk menempatkan pemerintahan yang lebih baik."

Kebijakan ketat Trump dinilai berhasil menciptakan kondisi yang mempercepat proses keruntuhan rezim kekuasaan di Iran.

Keruntuhan rezim tersebut dipandang Hanson sebagai momentum emas bagi rakyat Iran untuk membentuk pemerintahan baru yang jauh lebih baik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.