TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Terik matahari Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan yang menyengat hingga menyentuh angka 35 derajat Celsius tak menyurutkan langkah Nur Faiza. Siswi SMA Hang Tuah Tarakan ini rela berpanas-panasan demi menuntaskan impian masa kecilnya yakni menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026.
Gadis berhijab yang kini menduduki kelas XI MIPA 2 tersebut resmi dikukuhkan sebagai bagian dari Pasukan 17.
Di balik senyum tangguhnya, ada tekad membara yang mengalahkan keraguan dan rasa takut akan kulit yang terbakar sengatan matahari.
"Awalnya sempat mempertimbangkan juga karena takut panas-panasan. Tapi ini cita-cita saya dari kecil, jadi tetap harus diperjuangkan demi bisa menjadi seorang anggota Paskibraka," ungkap Faiza, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Tangis Haru Ismail Lihat Putri Bungsu Dikukuhkan Jadi Paskibraka Kaltara 2026, Sebulan Berpisah
Bagi Faiza, menembus seleksi tingkat provinsi bukan perkara instan. Menyadari persaingan yang ketat, ia sudah membentuk ketahanan mental dan fisiknya sejak jauh-jauh hari. Rutinitas lari hingga workout mandiri menjadi makanan sehari-harinya menjelang tahapan pemilihan.
Kedisiplinan tersebut tak lepas dari cita-cita besarnya untuk melanjutkan pengabdian ke jenjang kepolisian setelah lulus sekolah kelak.
"Menjadi Paskibraka memang cita-cita dari kecil. Mental dan fisik betul-betul harus dipersiapkan dari lama. Apalagi saya punya cita-cita ingin jadi Polwan (Polisi Wanita). Orang tua juga sangat mendukung penuh, karena ini penting untuk masa depan saya," jelasnya.
Kedua orang tuanya tak pernah absen memberikan dorongan moral. Bagi keluarga, tempaan disiplin di Paskibraka merupakan pijakan awal yang sangat berharga untuk meraih impian Faiza mengenakan seragam cokelat kepolisian.
Baca juga: Kisah Assyfa Siswi Nunukan Tembus Paskibraka Kaltara 2026, Dipercaya Jadi Ibu Lurah
Menjalani pemusatan latihan terpusat (tc) di Tanjung Selor selama hampir satu bulan memberikan tantangan tersendiri bagi Faiza. Terpisah jarak dan waktu dari keluarga di Tarakan serta teman-teman sekolah di SMA Hang Tuah tentu menghadirkan rasa rindu yang mendalam.
"Pasti ada rasa sedih karena harus jauh dari orang tua dan orang-orang tersayang dalam waktu yang cukup lama. Tapi rasa sedih itu kalah dengan semangat untuk memberikan yang terbaik," tuturnya.
Tak hanya ditempa oleh cuaca ekstrem dan rasa rindu, kedewasaan Faiza juga diuji saat pembagian formasi pasukan. Meski target utamanya sejak awal adalah menembus Pasukan 8, ia tetap bersyukur dan bangga saat dipercaya mengawal Pasukan 17.
"Sebenarnya target awal saya ingin masuk ke Pasukan 8. Tapi begitu keputusannya masuk di Pasukan 17, tidak apa-apa. Di mana pun posisinya, tugasnya sama-sama mulia untuk mengibarkan Merah Putih," ujar Faiza penuh keikhlasan.
Nur Faiza siap mengemban amanah pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2026 mendatang yang digelar di Lapangan Agathis Tanjung Selor usai dikukuhkan hari ini.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu