BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PT Pegadaian bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Bangka Belitung menggelar Festival Merdeka Stunting 2026 di halaman Kantor Pegadaian Pangkalpinang, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema "Dari Ibu Hamil, Semua Jadi Penting" sebagai bagian dari gerakan bersama untuk mencegah stunting sejak masa kehamilan.
Pimpinan Cabang Pegadaian Pangkalpinang Tito Kaskosa mengatakan, Festival Merdeka Stunting merupakan bentuk kolaborasi Pegadaian dan POGI dalam mendukung upaya pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia, termasuk di Bangka Belitung.
"Dari ibu hamil, semua jadi penting. Ini merupakan komitmen kami bersama POGI untuk berpartisipasi dan ikut bertanggung jawab dalam menurunkan angka stunting," kata Tito.
Program Merdeka Stunting 2026 dilaksanakan secara serentak di 36 kota di Indonesia dengan melibatkan cabang POGI dan jaringan Pegadaian di berbagai wilayah.
Dalam pelaksanaannya, setiap lokasi mengundang sekitar 30 ibu hamil untuk mendapatkan sejumlah layanan kesehatan secara gratis.
Tito menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan ibu dan janin sejak awal kehamilan.
Adapun layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dan USG kehamilan, pemberian multivitamin, serta edukasi bagi ibu hamil mengenai gizi dan pencegahan stunting.
"Harapannya tentu ibu dan janin lebih sehat, pengetahuan ibu meningkat, dan pencegahan stunting bisa dilakukan sejak dini," ujarnya.
Melalui gerakan tersebut, Pegadaian dan POGI mendorong pencegahan stunting dilakukan sejak awal kehidupan sehingga dapat melahirkan generasi yang lebih sehat, kuat dan memiliki tumbuh kembang optimal.
"Harapannya hari ini para ibu bisa bergerak bersama untuk mewujudkan generasi emas Indonesia, ibu sehat, bayi hebat, masa depan kuat. Kami juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pemeriksaan dan edukasi hari ini, tetapi menjadi awal untuk meningkatkan kesadaran para ibu dan keluarga agar lebih memperhatikan kesehatan sejak masa kehamilan," tuturnya.
Dengan begitu, kata Tito, pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi, dan pola hidup sehat bisa terus dilakukan secara rutin hingga anak lahir dan tumbuh dengan baik.
Ketua POGI Cabang Bangka Belitung, dr. H. Idil Fitri, mengatakan kolaborasi dengan Pegadaian menjadi langkah bersama untuk meningkatkan perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak.
Menurutnya, persoalan stunting tidak semata-mata dimulai ketika anak sudah lahir. Pencegahan justru perlu dilakukan sejak sebelum kehamilan, kemudian dilanjutkan selama masa kehamilan hingga anak tumbuh dan berkembang.
"Stunting itu diawali malah justru sebelum hamil, yaitu persiapan prahamil," kata dr. Idil.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan selama kehamilan menjadi salah satu hal penting untuk memastikan kondisi ibu dan janin dapat dipantau sejak dini.
Melalui Festival Merdeka Stunting, POGI dan Pegadaian ingin membangun kesadaran bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari ibu hamil, keluarga, tenaga kesehatan hingga lingkungan sekitar.
Idil mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama Agustus 2026, dengan target secara nasional mencapai 1.080 ibu hamil dari 36 kota.
"Jadi masing-masing kegiatan kita mengundang 30 wanita hamil. Total di Indonesia itu 1.080 wanita hamil," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan dan edukasi yang dilakukan dalam satu hari, tetapi dapat menjadi awal dari pendampingan dan perhatian yang berkelanjutan terhadap kesehatan ibu dan anak.
"Dengan dimulainya momen ini akan berkelanjutan. Begitu pentingnya pemeriksaan ibu hamil," katanya.
Program Merdeka Stunting 2026 sendiri membawa enam fokus utama, yakni edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan dan USG rutin, konseling keluarga, pemberian multivitamin, perencanaan keuangan, serta dukungan lingkungan yang peduli terhadap kesehatan ibu dan anak.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)