Sering Dianggap Pilek Biasa, Ternyata Ini 4 Pemicu Sinusitis Menurut Dokter
Abd Rahman August 15, 2026 03:47 PM

TRIBUN-SULBAR.COM- Sinusitis kerap dianggap sebagai masalah kesehatan yang muncul karena pilek berkepanjangan atau alergi. Padahal, kondisi yang menyerang rongga sinus ini bisa dipicu oleh sejumlah faktor lain.

Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan - Bedah Kepala dan Leher (THT-BKL) RSUD Bung Karno Surakarta, dr. Kristianto Aryo N, Sp.T.H.T.B.K.L, mengatakan sinusitis pada dasarnya berkaitan dengan terganggunya saluran keluar dari rongga sinus.

Saluran tersebut berfungsi mengalirkan cairan dari dalam sinus.

Baca juga: Saldo Berpotensi Gemuk, Shio Naga dan Monyet Besok Lagi Dikasih Hoki

Baca juga: Hendak Mandi di Sungai Bersama 3 Teman, Peserta Pramuka di Mamasa Tewas Tenggelam

 Ketika jalurnya menyempit atau tertutup, cairan bisa tertahan dan menciptakan kondisi yang memungkinkan terjadinya peradangan maupun infeksi.

"Ketika terjadi sinusitis, saluran buang dari danau tersebut tertutup. Nah, kita harus mencari dulu tertutupnya kenapa," ujar dr. Kristianto dalam wawancara khusus di Studio 5 Kantor Tribunnews Solo, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Untuk menggambarkan mekanismenya, ia mengibaratkan rongga sinus seperti danau yang memiliki pintu air kecil.

Selama pintu tersebut terbuka, cairan dapat mengalir keluar. Masalah muncul ketika jalur tersebut tersumbat.

1. Alergi

Alergi menjadi salah satu kondisi yang dapat membuat saluran sinus mengalami penyempitan.

Ketika seseorang mengalami reaksi alergi, jaringan di dalam hidung dapat mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut kemudian mempersempit jalur yang menjadi tempat keluarnya cairan dari sinus.

Dalam kondisi yang lebih berat, saluran tersebut bisa tertutup sehingga cairan tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya.

"Ketika alergi itu dia akan bengkak semua dan menutup saluran itu maka menjadi sinusitis," kata dr. Kristianto.

Cairan yang terperangkap di dalam rongga sinus kemudian dapat memicu munculnya berbagai keluhan.

2. Sekat Hidung Bengkok

Bentuk atau struktur hidung juga dapat berperan dalam munculnya sinusitis.

Salah satunya adalah septum atau sekat hidung yang bengkok. Kondisi ini dapat membuat ruang di dalam hidung menjadi lebih sempit.

Menurut dr. Kristianto, penyempitan tersebut dapat semakin bermasalah ketika jaringan di dalam hidung mengalami pembengkakan.

"Ketika sekat hidung bengkok maka strukturnya akan semakin menyempit," ujarnya.

Jika jalur keluarnya cairan sinus akhirnya tertutup, proses pengeluaran cairan menjadi terganggu. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung terjadinya sinusitis.

3. Infeksi Gigi

Tak banyak yang mengetahui bahwa masalah pada gigi juga bisa berkaitan dengan sinusitis.

Hal ini berkaitan dengan posisi akar gigi tertentu yang berada dekat dengan rongga sinus. Pada sebagian orang, akar gigi bahkan dapat berada sangat berdekatan dengan area tersebut.

Ketika gigi mengalami infeksi, sumber infeksi tersebut dapat berhubungan dengan rongga sinus dan memicu peradangan.

"Ketika infeksi di gigi itu terjadi, dia membuat lubang dan menjadi fokus infeksi, maka akarnya akan langsung tersambung ke sinus dan dapat menyebabkan sinusitis," jelasnya.

Sinusitis yang berkaitan dengan infeksi gigi dikenal sebagai sinusitis odontogenik.

4. Infeksi Virus dan Bakteri

Selain masalah alergi, struktur hidung, dan infeksi gigi, sinusitis juga dapat berkaitan dengan infeksi virus maupun bakteri.

Namun, infeksi tersebut dapat terjadi dalam rangkaian proses yang tidak selalu sederhana. Salah satu kondisi yang memungkinkan adalah ketika saluran sinus lebih dulu mengalami penyumbatan.

Saat jalur tersebut tertutup, cairan yang seharusnya mengalir keluar akan tertahan di dalam rongga. Kondisi itu kemudian dapat menjadi lingkungan yang mendukung terjadinya infeksi.

"Jadi banyak sekali faktornya, tapi ya itu bisa karena alergi, bisa karena bakteri," ujar dr. Kristianto.

Dengan demikian, sinusitis tidak bisa selalu dikaitkan dengan satu penyebab. Keluhan yang muncul juga perlu dilihat bersama faktor yang mendasarinya.

Dokter menekankan pentingnya mengetahui penyebab penyumbatan terlebih dahulu agar penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi pasien. Sebab, sinusitis yang dipicu alergi, kelainan struktur hidung, maupun masalah gigi dapat membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.