TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) membuat biaya mobilitas menjadi salah satu pengeluaran yang semakin diperhatikan.
Bagi masyarakat yang mengandalkan motor untuk bekerja, kuliah, berbelanja hingga berbagai aktivitas sehari-hari, efisiensi konsumsi bahan bakar menjadi salah satu pertimbangan.
Salah satu pilihan motor yang ditawarkan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) adalah Honda BeAT Street.
Asmo Sulsel adalah main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon.
Diler Utama ini juga merupakan bagian PT Astra Internasional Tbk.
Honda BeAT Street kali pertama diluncurkan di Indonesia pada 19 Oktober 2016 dengan ciri khas setang telanjang (naked handlebar) dan panel meter digital.
Hingga kini, skutik bergaya street style ini telah melewati beberapa generasi pembaruan rangka dan mesin eSP 110cc yang disesuaikan tren anak muda.
Baca juga: Cek Harga Honda BeAT, Scoopy, Genio, Stylo, Vario PCX, dan ADV 160 per Agustus 2026
BeAT Street mengusung mesin 110 cc dengan karakter yang praktis untuk aktivitas harian, terutama di kawasan perkotaan.
Motor ini juga memiliki tampilan bergaya sporty yang membedakannya dari skutik pada umumnya.
Karakter tersebut membuatnya dapat digunakan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa hingga pekerja.
Dari sisi mesin, Honda BeAT Street dibekali teknologi yang mendukung efisiensi.
Honda mengembangkan teknologi Enhanced Smart Power (eSP) dan sistem injeksi Programmed Fuel Injection (PGM-FI) untuk membantu mesin bekerja secara efisien sekaligus tetap responsif.
Namun, irit atau tidaknya konsumsi BBM tidak hanya bergantung pada teknologi kendaraan.
Cara berkendara dan kondisi motor juga berpengaruh terhadap penggunaan bahan bakar.
Technical Service Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Anton Prihatno mengingatkan pemilik motor untuk tidak mengabaikan perawatan berkala.
"Terutama pada komponen penting seperti oli mesin, busi, dan saringan udara agar performa mesin tetap optimal," kata Anton di Makassar, Sabtu (15/8/2026).
Pengendara juga disarankan menerapkan gaya berkendara yang lebih halus.
Jaga kecepatan tetap stabil dan hindari akselerasi dan pengereman mendadak.
"Juga tidak memaksakan kendaraan bekerja terlalu berat agar konsumsi bahan bakar tetap efisien," jelas Anton.
Menurutnya, kebiasaan tersebut penting karena penggunaan bahan bakar dapat meningkat ketika motor sering dipacu secara agresif atau digunakan dalam kondisi yang tidak optimal.
Marketing Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Antofany Yusticia Ahmadi mengatakan kebutuhan kendaraan yang efisien menjadi semakin relevan ketika masyarakat menghadapi peningkatan biaya mobilitas.
"Kami memahami isu kenaikan BBM menjadi salah satu perhatian masyarakat saat ini. Karena itu, Honda terus menghadirkan solusi melalui produk-produk yang hemat bahan bakar, nyaman digunakan, dan didukung teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen," jelas Antofany.
Kendaraan bukan hanya menjadi alat transportasi.
Tetapi juga bagian dari kebutuhan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara efisien.
Karena itu, Asmo Sulsel ingin terus hadir bukan hanya sebagai penyedia kendaraan.
Tetapi juga sebagai mitra yang membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih efisien dan ekonomis.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)