TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Sebanyak 35 putra-putri terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026.
Puluhan pelajar tersebut merupakan perwakilan dari enam kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya.
Mereka telah melalui proses seleksi dan mengikuti rangkaian pendidikan serta pelatihan sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ke-35 Paskibraka tersebut telah dikukuhkan oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, dalam acara yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Sabtu (15/8/2026).
Para Paskibraka berasal dari berbagai sekolah tingkat SMA dan SMK yang tersebar di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw dan Raja Ampat.
Dari 35 anggota, Kota Sorong menjadi daerah dengan jumlah perwakilan terbanyak, yakni delapan orang.
Baca juga: Gubernur Elisa Kambu Kukuhkan Paskibraka Papua Barat Daya 2026 : Ingatlah Sejarah Panjang Perjuangan
Baca juga: Tanamkan Nasionalisme, Politisi Gerindra Maybrat Bagikan Merah Putih ke Siswa Sekolah
Selanjutnya Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Tambrauw masing-masing enam orang, Kabupaten Sorong lima orang, Kabupaten Sorong Selatan lima orang, serta Kabupaten Raja Ampat lima orang.
Berikut daftar lengkap 35 Paskibraka Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026:
1. Agung Pagiel Klafle — SMA Negeri 3 Kota Sorong, Kota Sorong.
2. Albert Heles Inam — SMA Negeri 3 Kebar, Kabupaten Tambrauw.
3. Aldo Alfred Mate — SMA Negeri 1 Aifat Kabupaten Maybrat, Kabupaten Maybrat.
4. Alex Wilson Daimboa — SMA Negeri 1 Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong.
5. Apsalom Tigori — SMA Negeri 1 Sorong Selatan, Kabupaten Sorong Selatan.
6. Dolvinus Lasarus Warami — SMA Negeri 1 Fef, Kabupaten Tambrauw.
7. Edgar Karel Apill — SMA Negeri 3 Kebar, Kabupaten Tambrauw.
8. Esra Oktovianus Aume — SMK Ampera, Kabupaten Sorong Selatan.
9. Glendri Yuda Padingian — SMA Negeri 1 Sausapor, Kabupaten Tambrauw.
10. Kristian Ibrani Efruan — SMA Negeri 3 Kota Sorong, Kota Sorong.
11. Muhammad Kaisar Islamy — SMA Negeri 1 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat.
12. Muhammad Quba Loji — SMK Negeri 3 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat.
13. Natalius Wilem Tjaane — SMA Negeri Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan.
14. Oktovianus Safuf — SMA Negeri 1 Aifat Kabupaten Maybrat, Kabupaten Maybrat.
15. Tiga Adam Bosawer — SMA Negeri 1 Aitinyo, Kabupaten Maybrat.
16. Yanpiter Menase Faan — SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong.
17. Yosafat Crhistenson Alfons — SMKS YPK Imanuel Sorong, Kota Sorong.
18. Dwi Arya Aditya Gimon — SMA Negeri 1 Kota Sorong, Kota Sorong.
19. Yulius Rizal Fabregas Fadan — SMAN 4 Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong.
20. Febyana Kirmbeki Bosawer — SMA Negeri 1 Ayamaru, Kabupaten Maybrat.
21. Flora Bosawer — SMA Negeri 1 Aitinyo, Kabupaten Maybrat.
22. Jeane Loise Yandeday — SMA YPPK Agustinus, Kota Sorong.
23. Jemima Imbiri — SMKS Kesehatan Pelita Sorong, Kabupaten Sorong.
24. Jenita Septiana Bleskadit — SMK Negeri Ayamaru, Kabupaten Maybrat.
25. Jeshica Magdalena Septin Kareth — SMA Negeri 3 Kota Sorong, Kota Sorong.
26. Kezia Sireng Krimadi — SMA Negeri 1 Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan.
27. Meisya Laudiya — SMA Negeri 3 Kota Sorong, Kota Sorong.
28. Nayla Ramadhani — SMA Negeri 1 Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan.
29. Oktovina Imbir — SMA Guppi Salawati, Kabupaten Sorong.
30. Sara Julinda Woisiri — SMA Negeri 5 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat.
31. Sarce Mambrisauw — SMA Negeri 1 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat.
32. Sheilla Tabitha Kueain — SMA Negeri 1 Sausapor, Kabupaten Tambrauw.
33. Siti Maimuna Nurlete — SMA YPPK Santo Agustinus, Kota Sorong.
34. Yudith Yesika Talita Mirino — SMA Negeri 4 Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat.
35. Fantarli Anny — SMKS Advent Sausapor, Kabupaten Tambrauw.
Pengukuhan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para Paskibraka menjalankan tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih dalam rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu berpesan agar para Paskibraka tidak hanya menjalankan tugas seremonial, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi generasi muda.
Menurut Elisa, menjadi Paskibraka merupakan amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, integritas, tanggung jawab, kerja sama, sikap hormat, serta semangat persatuan dan cinta Tanah Air.
Ia juga mengingatkan ketika mengenakan seragam Paskibraka, para anggota membawa nama pribadi, keluarga, sekolah, kabupaten dan kota, hingga Provinsi Papua Barat Daya.
Baca juga: 75 Tim Ambil Bagian, Merah Putih dan Busana Nusantara Warnai Karnaval Budaya di Kabupaten Sorong
Baca juga: Mantapkan Kesiapan, Calon Paskibraka di Sorong Selatan Gladi Upacara HUT ke-81 RI
Karena itu, mereka diminta menjaga kehormatan dan nama baik daerah serta menjadikan pengalaman selama berada di Desa Bahagia sebagai bekal untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Keberadaan 35 Paskibraka dari enam kabupaten dan kota tersebut sekaligus mencerminkan keberagaman generasi muda Papua Barat Daya yang dipersatukan dalam satu tugas dan semangat kebangsaan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(tribunsorong.com/ismail saleh)