POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Pemerintah Kabupaten Belitung terus mempersiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang direncanakan berdiri di kawasan dekat Balai Latihan Kerja (BLK), Desa Keciput, Kecamatan Sijuk.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan sekolah tersebut nantinya mencakup jenjang pendidikan SMP hingga SMA dan ditargetkan mulai dibangun pada 2026.
"Untuk Sekolah Nasional Terintegrasi, sekolah ini nantinya mencakup jenjang SMP sampai SMA," kata Djoni pada Minggu (16/8/2026).
Saat ini, Pemkab Belitung masih menyelesaikan sejumlah regulasi dan dokumen yang menjadi persyaratan pembangunan sekolah tersebut.
Djoni mengatakan, beberapa regulasi masih dalam proses di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemerintah daerah pun berupaya mempercepat penyelesaiannya agar seluruh dokumen dapat segera dirampungkan.
"Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini bisa kita percepat, karena kita memiliki target sebelum tanggal 20 Agustus seluruh dokumen yang diperlukan sudah harus diselesaikan," ujarnya.
Menurut Djoni, pembangunan SNT menjadi momentum penting bagi Kabupaten Belitung karena program tersebut akan menghadirkan konsep pendidikan yang terintegrasi dari jenjang SMP hingga SMA.
Ia memastikan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut telah tersedia. Begitu pula dengan proses sertifikasinya yang disebut sudah siap.
"Lahannya sudah siap dan sertifikasinya juga sudah siap. Karena itu, kita akan terus memacu prosesnya agar pembangunan bisa dimulai pada tahun 2026," jelas Djoni.
Djoni menambahkan, konsep SNT nantinya berbeda dengan sekolah pada umumnya karena mengintegrasikan pendidikan jenjang SMP dan SMA dalam satu kawasan.
Untuk penerapan kurikulum, sekolah tersebut tetap mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Konsep sekolah ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Sekolah akan terintegrasi mulai dari jenjang SMP hingga SMA dan kurikulumnya mengikuti standar nasional," ujarnya.
(Posbelitung.co/Dede Suhendar)