Lirik Potensi Gambut, Guru di Kubu Raya Lahirkan Inovasi MAGNET untuk Belajar Bahasa Inggris
Nina Soraya August 16, 2026 03:29 PM

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Nurita Aryanti, S.Pd., mendedikasikan jalurnya di dunia pendidikan dengan satu prinsip sederhana namun kuat yaitu pembelajaran harus dekat dengan akar kehidupan siswa. 

Sebagai Guru Bahasa Inggris sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di SMPN 12 Sungai Raya, sosok yang akrab disapa Noni ini berhasil mendobrak anggapan bahwa Bahasa Inggris adalah pelajaran asing yang berjarak dari realitas keseharian peserta didik.

Lewat inovasi bertajuk MAGNET (Mangrove and Gambut Integrated to English Teaching), Noni mengintegrasikan Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Kubu Raya Nomor 43 Tahun 2022 ke dalam mata pelajaran Bahasa Inggris.

Berlokasi di wilayah lahan gambut, sekolahnya menjadi panggung nyata tempat para siswa tidak hanya belajar vocabulary atau grammar, tetapi juga merayakan identitas daerahnya.

Inspirasi MAGNET berawal dari kegelisahan Noni saat melihat siswa kesulitan memahami materi Bahasa Inggris yang terkesan jauh dari lingkungan mereka. Di sisi lain, kekayaan ekosistem gambut dan mangrove Kubu Raya memiliki nilai ekologis serta ekonomis yang melimpah.

Melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL) yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, Noni mengajak siswa mengeksplorasi potensi lokal secara langsung.

Salah satu penerapannya terlihat pada materi Procedure Text bertema "How to Make Pineapple Jam". Siswa memanfaatkan kebun nanas sekolah, mengolah hasilnya menjadi selai, menyusun teks panduan dalam Bahasa Inggris, hingga mendesain label produk menggunakan aplikasi Canva.

• Jadi Benteng Alami dan Sumber Ekonomi, Kades Medan Mas Ajak Warga Kubu Raya Lestarikan Mangrove

"Prinsipnya sederhana, siswa belajar Bahasa Inggris melalui sesuatu yang mereka kenal. Harapannya, anak-anak Kubu Raya tidak hanya mampu menggunakan Bahasa Inggris untuk memahami dunia, tetapi juga mampu menceritakan Kubu Raya kepada dunia," ungkap perempuan kelahiran Pontianak, 29 Maret 1985 ini.

Terobosan ini terbukti berdampak luas. Selain membawa Noni meraih Juara 1 GTK Transformatif Guru SMP Tingkat Kabupaten Kubu Raya 2025 serta masuk dalam Top 10 Lomba Inovasi Daerah Kubu Raya,

“Bagi saya, masuk Top 10 Lomba Inovasi Daerah Kubu Raya bukan sekadar pencapaian pribadi. Tetapi hal tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari ruang kelas ternyata bisa memiliki nilai bagi daerah.”

MAGNET juga mencuri perhatian internasional saat tim Kedutaan Besar Jerman melakukan kunjungan monitoring penerapan Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove di SMPN 12 Sungai Raya.

“Dan yang paling mengesankan adalah pengalaman ketika tim Kedutaan Besar Jerman datang ke SMPN 12 Sungai Raya untuk melakukan monitoring penerapan Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove.

Kunjungan tersebut memberikan perspektif bahwa apa yang dilakukan di sekolah ternyata memiliki keterkaitan dengan isu lingkungan global yang lebih luas.

Hal itu semakin memotivasi saya untuk membawa isu lokal tersebut ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui MAGNET. Dan yang paling penting, inovasi ini tidak membutuhkan sesuatu yang mahal atau rumit. Guru dapat memanfaatkan potensi yang ada di sekitar sekolah dan mengintegrasikannya dengan tujuan pembelajaran,” ungkap Alumnus FKIP Universitas Tanjungpura ini.

Dalam perjalanannya Noni sadar tantangan terbesar adalah bagaimana memastikan bahwa konteks gambut dan Mangrove benar-benar dapat terintegrasi dengan tujuan pembelajaran Bahasa Inggris.

“Saya tidak ingin sekadar memasukkan kata mangrove atau peatland ke dalam sebuah teks Bahasa Inggris. Tetapi saya melihat terlebih dahulu, kompetensi Bahasa Inggris apa yang sedang dipelajari, kemudian konteks lokal apa yang paling sesuai untuk mencapai kompetensi tersebut.

Misalnya untuk Procedure Text, saya memilih Projek proses pembuatan selai nanas. Untuk Report Text, siswa dapat belajar tentang karakteristik tanah gambut. Saya juga terus melakukan penyesuaian dan perbaikan berdasarkan refleksi dari siswa.”

Dia berharap MAGNET tidak boleh berhenti di dinding ruang kelas SMPN 12 Sungai Raya semata. Ia memiliki tekad kuat agar model pembelajaran ini dapat direplikasi dan disesuaikan oleh sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah Kabupaten Kubu Raya yang kaya akan potensi kearifan lokal.

MAGNET juga diharapkan mampu memantik inspirasi bagi para pendidik mata pelajaran lain untuk turut mengintegrasikan kurikulum gambut dan mangrove. Ke depan, Noni merancang pengembangan MAGNET menjadi modul atau model pembelajaran yang lebih sistematis agar mudah diadaptasi oleh para guru sesuai konteks lingkungan sekolah masing-masing.

Guna mewujudkan hal tersebut, Noni membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan dan pelestarian ekosistem.

Bagi Noni, menjadi sosok Smart Woman tidak berarti harus sempurna, melainkan berani keluar dari zona nyaman, terus belajar, dan konsisten membagikan manfaat. Sebagai pendidik perempuan, ia meyakini bahwa perubahan besar selalu bisa dimulai dari langkah kecil di dalam ruang kelas (small action, big impact).

"Jangan menunggu semuanya sempurna untuk mulai berinovasi. Mulailah dari apa yang ada di sekitar kita dan kebutuhan siswa. Perempuan yang mau belajar akan tumbuh, yang berani mencoba akan berkembang, dan yang mau berbagi akan membawa perubahan," tutupnya berpesan.

BIOFILE

Nama: Nurita Aryanti, S.Pd

Jabatan: Guru Bahasa Inggris & Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 12 Sungai Raya

Tempat Tanggal Lahir : Pontianak, 29 Maret 1985

Hobi : Memasak, membaca & mendengarkan music

PENGALAMAN KERJA

•          2019 – Sekarang:         Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 12 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat

•          2009 – 2019 :   Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 3 Ketapang Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat

PENDIDIKAN

•          2002 - 2007 : Universitas Tanjungpura - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

PELATIHAN

  •   Guru Penggerak Angkatan 9 Kab. Kubu Raya
  •   Wardah Inspiring Teacher 2024
  •   AI in The Classroom SEAMEO SEAMOLEC

PRESTASI

  •             2023 : Juara 3 Karya Tulis Ilmiah Terbaik Tingkat Kabupaten Kubu Raya
  •             2025 : Juara 1 GTK Transformatif Guru SMP Tingkat Kabupaten Kubu Raya

Medsos: Ig @nonie_rietha

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.