Kronologi Kepala SPPG Jati Karanganyar Muntah Usai Cicipi MBG, Berujung Penarikan 3.000 Porsi Makanan dari Sekolah
Mahdiyah August 16, 2026 03:34 PM

Grid.ID - Kronologi Kepala SPPG Jati Karanganyar muntah usai cicipi Makanan Bergizi Gratis (MBG) mendadak menjadi perbincangan publik. Hal ini berakibat 3.000 porsi makanan ditarik oleh SPPG tersebut.

Ya, belum lama ini, kronologi Kepala SPPG Jati Karanganyarmuntah usai mencicipi MBG masih menjadi perbincangan. Hal ini lantaran makanan yang tak layak konsumsi.

Abra Yudha Raya, sang kepala SPPG ini mengalami kejadian itu usai mencicipi ayam yang akan disajikan dalam menu MBG. Kejadian ini terjadi pada Rabu (12/8/2026).

Dikutip dari TribunJateng pada Minggu (16/8/2026), guru SDN 2 Jati, yakni Roni mengungkap bahwa MBG yang diterima di sekolahnya ditarik kembali oleh pihak SPPG. Saat itu, mobil pengangkut MBG telah tiba di sekolah sekitar pukul 08.00 WIB.

Akan tetapi, saat itu MBG belum diturunkan dari mobil. Kemudian, pihak SPPG menarik seluruh makanan tersebut dan meminta agar dikembalikan ke dapur.

"Hari ini, anak-anak kami di SDN 02 Jati tidak menerima menuMBG karena hidangannya ditarik oleh pihakSPPG," ujarnya.

"Kendaraan yang bawaMBGitu sudah datang, namun belum sampai diturunkan,MBGitu ditarik kembali," lanjutnya.

Sedangkan, Wakil Gubernur sekaligus Ketua Tim Percepatan MBG Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menilai bahwa hal ini merupakan contoh yang baik. Pasalnya kepala SPPG Jati, Karanganyar mencicipi makanan terlebih dahulu sehingga tidak sampai menimbulkan hal yang tak diinginkan.

Dirinya menilai bahwa tindakan Abra Yudha Raya perlu diapresiasi. Taj Yasin menilai bahwa kepala SPPG itu menunjukkan tanggung jawabnya.

"Bagus, kalau dilakukan seperti itu artinya bertanggung jawab," ujarnya.

"Itu diperlihatkan bahwa keterjaminan kelayakan makanan itu baik, itu lebih kita periksa. Kita apresiasi ya," lanjut dia.

Sedangkan, timnya juga menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi terhadap jalannya MBG ini. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden terkait Makanan Bergizi Gratis.

"Tadi sesuai instruksi Bapak Presiden, MBG tetap berjalan, akan tetapi tetap pada perbaikan. Perbaikan ini ketika ada kesalahpahaman, penyalahgunaan, atau kewenangan terkait menu-menu yang tidak layak dikonsumsi, apalagi menyampaikan keracunan, akan kita tindak bersama," lanjutnya.

Lalu, bagaimana kronologi kepala SPPG Jati Karanganyar muntah usai cicipi MBG ini? Dikutip dari Kompas.com pada Minggu (16/8/2026), Abra Yudha Raya awalnya melakukan pengecekan rasa bersama dengan tim penguji.

Dirinya mencicipi ayam rempah dan merasakan kondisi yang tidak normal pada rasa makanan tersebut. Bahkan, dirinya merasakan mual usai mencicipi ayam tersebut.

Tak berhenti di situ, Abra juga muntah sampai 3 kali. Dirinya pun akhirnya memutuskan untuk menarik semua MBG yang hendak didistribusikan ke sekolah.

"Saya terdampak. Tadi itu sampai tiga kali. Enggak diare, cuma muntah saja, sehingga kami tarik semua," jelasnya.

Abra menjelaskan bahwa dirinya juga langsung menuju dapur untuk mencicipi makanan tersebut. Ia juga mengajak timnya untuk mencicipinya.

"Saya langsung ke dapur, saya cicipi yang rusak itu, yang terindikasi tidak layak. Saya cicipi sendiri dan rekan-rekan juga nyicipi,” jelasnya.

"Kami tarik hari ini karena olahan daging ayam untukMBGyang kurang layak konsumsI," terangnya.

Akan tetapi, diketahui sebanyak 1.000 porsi MBG telah masuk proses distribusi ketika penarikan ini diputuskan. Sementara itu, sebanyak 2.000 porsi masih berada di SPPG dan segera diamankan.

Akibatnya, sebanyak 94 siswa di SDN 2 Jati tidak menerima MBG. Hal itu terkait dengan adanya temuan ayam yang tidak layak konsumsi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.