Jelang HUT Kemerdekaan, Dirut PLN Kawal Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Nina Soraya August 16, 2026 03:29 PM

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PT PLN (Persero) berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh pelosok negeri demi menyukseskan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Komando penyiagaan sistem ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, beserta jajaran manajemen yang memantau kesiapan infrastruktur di berbagai wilayah.

Pemantauan intensif digelar melalui konferensi pers dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang tersambung secara daring dengan jajaran Direksi di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, pada Sabtu 15 Agustus 2026 malam.

Dalam kesempatan tersebut, Darmawan menegaskan komitmen PLN dalam mengamankan pasokan energi secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

Langkah mitigasi dan pemeriksaan menyeluruh telah bergulir sejak awal bulan. Seluruh lini, mulai dari pembangkit listrik, gardu induk, jalur transmisi, hingga jaringan distribusi di titik-titik krusial acara, yang dipastikan berada dalam kondisi optimal demi kelancaran seluruh prosesi peringatan kemerdekaan.

Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Menurutnya, dukungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kelistrikan nasional.

• PLN Hadirkan Booth Pelayanan Sepanjang MTQ XXXIV, Dekatkan Layanan Kelistrikan kepada Masyarakat

“Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,” katanya.

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan daya yang mencukupi sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen.  

"Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus," tegas Darmawan.

Kesiapan tersebut diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik.

Untuk mempercepat penanganan di lokasi, PLN juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk crane, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.

"Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik. Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, PLN menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat, yang meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), UPS, hingga genset," tambahnya.

Darmawan menegaskan, kesiapsiagaan PLN tidak hanya difokuskan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mencakup respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah.

Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap. 

“Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,” kata Darmawan.

• PLN Kawal Penuh Kelistrikan MTQ XXXIV Kalbar, Pasokan Andal hingga Penutupan

Di sisi lain, PLN juga bergerak cepat melakukan pemulihan pascagempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Begitu gempa terjadi, petugas PLN langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan.

Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.

Selama proses normalisasi kelistrikan, PLN bersinergi ketat dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, serta Polri. Meski beberapa area masih sulit dijangkau akibat dampak bencana gempa bumi, percepatan pemulihan tetap diprioritaskan tanpa mengabaikan keselamatan kerja tim di lapangan maupun keamanan warga.

Darmawan menekankan bahwa momen perayaan kemerdekaan menjadi pengingat atas jasa para pahlawan bangsa. Semangat pantang menyerah tersebut diwujudkan PLN melalui dedikasi penuh dalam menjaga keandalan pasokan energi.

PLN mengerahkan seluruh daya dan upaya agar seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Nusantara dapat berlangsung tanpa kendala.

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.