Kecoak Nyempil di Dalam Sushi Udang, Pelanggan Dapat Kompensasi
GH News August 16, 2026 07:08 PM
Jakarta -

Lagi asyik makan sushi, pelanggan ini kaget menemukan kecoak bersembunyi di dalam sushi udang. Gerai tempatnya berbelanja langsung minta maaf dan beri kompensasi.

Kejadian tak mengenakkan dialami seorang pelanggan gerai Don Don Donki di Singapura. Ia mengaku menemukan seekor kecoak kecil bersembunyi di dalam nasi sushi yang baru dibelinya.

Pelanggan tersebut membagikan pengalamannya melalui unggahan media sosial Xiaohongshu menggunakan nama samaran Xiaoqiang's Lover.

Ia mengaku membeli sekotak sushi pada 7 Agustus di gerai Don Don Donki yang berada di Orchard Central, Singapura, seperti dikutip dari Vnexpress (11/8).

Saat hendak menyantap sushi, pelanggan kaget setelah menemukan sesuatu yang tak seharusnya ada di dalam makanan.

Kecoak di sushi udang.Kecoak di sushi udang. Foto: Xiaohongshu

Seekor kecoak kecil disebut bersembunyi di bagian nasi pada sushi udang. Ia mengaku langsung merasa mual setelah melihat temuan tersebut.

Pelanggan itu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak gerai untuk mendapatkan penjelasan. Keluhan tersebut kemudian mendapat respons dari Don Don Donki.

Jaringan ritel asal Jepang yang juga dikenal dengan nama Don Quijote itu menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan dan menawarkan pengembalian uang secara penuh untuk sushi yang dibeli.

Tak hanya pengembalian dana, pihak Don Don Donki juga memberikan voucher sekitar Rp697.000 sebagai bentuk kompensasi.

Voucher tersebut dapat diambil pelanggan di gerai Orchard Central dengan menghubungi manajer yang bertugas.

Dalam tanggapannya, pihak perusahaan juga menyatakan tengah menyelidiki kejadian tersebut.

Mereka melakukan pembersihan menyeluruh di area persiapan makanan serta mengingatkan para karyawan agar lebih berhati-hati ketika menangani dan menyiapkan makanan.

Kejadian tersebut juga menjadi perhatian Singapore Food Agency (SFA). SFA mengonfirmasi telah mengetahui laporan mengenai kecoak yang ditemukan dalam sushi tersebut dan saat ini melakukan penyelidikan.

SFA menyebut pihaknya kemungkinan akan menghubungi pelanggan yang menemukan kecoak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut sebagai bagian dari proses pengumpulan bukti.

Jika ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya pelanggaran, tindakan penegakan aturan akan dilakukan terhadap pihak terkait.

"Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama," kata SFA dalam keterangannya.

SFA menjelaskan bahwa pihaknya bertugas menetapkan sekaligus menegakkan aturan terkait keamanan pangan.

Namun, pelaku usaha makanan juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses pengolahan dan penyajian makanan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan serta standar keamanan pangan.

Hingga penyelidikan selesai, belum diketahui secara pasti bagaimana kecoak tersebut bisa berada di dalam nasi sushi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.