Situasi di Kota Surabaya tetap aman, kondusif, dan terkendali. Pos pelayanan kepolisian yang menjadi lokasi kejadian juga tetap dapat digunakan
Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Timur memastikan situasi keamanan di Kota Surabaya tetap aman dan terkendali setelah polisi mengamankan seorang pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas.
"Situasi di Kota Surabaya tetap aman, kondusif, dan terkendali. Pos pelayanan kepolisian yang menjadi lokasi kejadian juga tetap dapat digunakan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast di Surabaya, Minggu.
Ia mengatakan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Polda Jatim juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh informasi, spekulasi, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait kejadian tersebut.
"Masyarakat juga kami harapkan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.
Jules mengatakan pria yang diamankan masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Pengamanan dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan.
Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi, menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV), serta mendalami berbagai petunjuk dan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
Penyidik juga masih mendalami rangkaian peristiwa, barang bukti, hingga kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut.
Jules membenarkan terdapat satu anggota kepolisian yang mengalami luka dalam insiden tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis.
Polda Jatim menegaskan proses penyidikan masih berlangsung dan penanganan perkara dilakukan secara profesional berdasarkan fakta serta alat bukti.
Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban diminta segera melaporkannya kepada kepolisian.
Laporan dapat disampaikan melalui kantor polisi terdekat atau layanan kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
"Polda Jawa Timur bersama jajaran akan terus melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif," katanya.





