Gowes Kemerdekaan, 13 Pesepeda Karangasem Tantang Rute Amlapura-Singaraja, Dua Diantaranya Lansia
Putu Kartika Viktriani August 16, 2026 08:03 PM

AMLAPURA, TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak 13 pesepeda asal Karangasem memilih merayaka Hari Kemerdekaan dengan mengayuh sepeda dari Amlapura menuju Titik Nol Singaraja, Minggu 16 Agustus 2026.

Perjalanan tersebut dimulai dari depan Taman Budaya Candra Buana Amlapura.

Sebelum berangkat, para pesepeda dilepas langsung Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par.

Bupati Gus Par berpesan agar semangat menempuh perjalanan jauh tetap dibarengi dengan perhatian terhadap keselamatan.

Kondisi fisik, kehati-hatian saat melintas di jalan, serta kekompakan rombongan menjadi hal yang perlu dijaga.

“Yang paling penting semangat, tetapi keselamatan juga harus menjadi prioritas. Bersepeda dengan hati-hati, jaga kondisi dan kekompakan, sehingga seluruh peserta bisa sampai di tujuan dengan selamat,” ujar Gus Par, Minggu 16 Ah2026.

Menurut Gus Par, kegiatan seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar olahraga. Bersepeda bersama juga memiliki manfaat menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan.

 

Pemrakarsa kegiatan, I Gusti Agung Bagus Suteja Putra atau Gung Laluk mengatakan, gowes menuju Singaraja sengaja dilakukan bertepatan dengan momentum kemerdekaan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bali Besok 17 Agustus 2026, Cerah Berawan Saat Hari Kemerdekaan RI, Besakih Hujan

Selain memperingati HUT RI, perjalanan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menguji kondisi rute dan kesiapan peserta sebelum menjalankan agenda bersepeda keliling Bali.


“Kami bersepeda menuju Titik Nol Singaraja dalam rangka memperingati kemerdekaan. Sekaligus kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan dan pengecekan rute untuk rencana bersepeda keliling Bali,” kata Gung Laluk.


Rombongan berjumlah 13 orang. Salah satu hal yang menarik, kegiatan ini juga diikuti pesepeda senior yang usianya sudah tidak muda lagi.


Gung Laluk menyebut terdapat peserta berusia 87 tahun dan 89 tahun yang tetap ambil bagian dalam perjalanan tersebut.


“Pesertanya ada 13 orang, termasuk atlet senior pesepeda yang usianya sudah 87 tahun dan 89 tahun. Ini menunjukkan bahwa usia bukan menjadi halangan untuk tetap berolahraga dan menjaga semangat,” ujarnya. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.