TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik dan tim medis untuk membantu penanganan bencana alam yang menimpa masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelepasan armada dan tim kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, di Kantor BPBD Provinsi NTB, Mataram, Minggu (16/8/2028).
Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam sejak instruksi diberikan, Pemprov NTB menyiagakan hampir 30 armada kendaraan serta mengalokasikan anggaran operasional dan logistik sebesar Rp1 miliar.
Gubernur NTB menegaskan, pengerahan bantuan ini merupakan bentuk empati sekaligus pengujian kesiapsiagaan darurat yang dimiliki NTB.
"Kurang dari 24 jam tim kita sudah siap. Ini artinya kita bukan saja siap membantu saudara kita di NTT, tetapi kita punya kesiapsiagaan yang prima untuk daerah kita sendiri. Pelajaran dari pengalaman gempa 2018 lalu kita terapkan betul di sini," ujar Lalu Iqbal saat diwawancarai usai pelepasan di Kantor BPBD NTB, Minggu (16/8/2028).
Untuk efisiensi distribusi, pengadaan bahan makanan pokok dipusatkan di Kota Bima. Langkah ini juga sejalan dengan Pemerintah Provinsi Bali yang turut berbelanja logistik di Bima sebelum menyeberang bersama tim NTB menggunakan kapal khusus PT ASDP Indonesia Ferry.
"Sebagian besar logistik permakanan kita beli langsung di Bima agar efisien. Sementara bantuan yang dibawa dari Mataram didominasi oleh obat-obatan hasil sumbangan Unram, rumah sakit, dan lembaga terkait," jelas Gubernur.
Selain logistik pokok, NTB memberangkatkan alat berat dan kendaraan four-wheel drive (4WD) guna membantu pembersihan material reruntuhan dan membuka akses jalan yang terputus akibat tanah longsor.
Berdasarkan koordinasi lapangan, bantuan disalurkan melalui dua posko utama di Ende dan Labuan Bajo, dengan fokus penanganan di wilayah Manggarai bagian utara yang terdampak paling parah.
NTB juga menerjunkan tim trauma healing dari RS Mutiara Sukma dan tim medis lapangan Emergency Medical Team (EMT) MDMC Muhammadiyah.
"Pengalaman 2018 mengajarkan kita bahwa pembersihan pemukiman dan pemulihan trauma, khususnya bagi anak-anak, sangat vital agar kehidupan warga bisa segera bangkit," tambah Gubernur Iqbal
Langkah tanggap cepat Pemprov NTB mendapat apresiasi tinggi dari Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora NTB (Flores, Sumba, Timor, Alor, dan pulau-pulau kecil lainnya). Ketua Umum IKB Flobamora NTB, Fransiskus Xaverius Lon, S.E., menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Pemprov dan warga NTB.
"Atas nama keluarga besar masyarakat NTT di NTB, kami menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada Bapak Gubernur dan seluruh tim. Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kami di Flores, khususnya di Manggarai Timur dan Manggarai Tengah bagian utara yang terdampak cukup parah," ungkap Fransiskus Xaverius Lon.
Fransiskus menambahkan, kebutuhan mendesak yang sangat dibutuhkan para pengungsi saat ini meliputi pakaian kering, selimut, obat-obatan bagi korban cedera, serta percepatan pembersihan jalur transportasi yang tertutup material longsor.
Baca juga: Lepas Tim Misi Kemanusiaan untuk NTT, Gubernur NTB: Bantuan Logistik Skala Besar Siap Diberangkatkan