Adu Pukul Bantal di Atas Kanal Jl Abdullah Daeng Sirua Makassar Seramarakkan HUT ke-81 RI
Ari Maryadi August 16, 2026 08:07 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Adu pukul bantal di atas aliran kanal menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Lomba ini rutin digelar warga Jl Abdullah Daeng Sirua, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang Makassar, Minggu (16/8/2026) sore.

Peserta tampak duduk di atas bambu yang dibentangkan di atas aliran kanal.

Dua peserta masing-masing duduk di sisi berbeda sambil memegang bantal.

"1,2,3," ucap panitia memberi aba-aba kepada peserta untuk memulai saling memukul dengan bantal.

Kedua peserta harus mempertahankan posisi duduk di atas sebatang bambu yang licin.

Peserta yang tak mampu menjaga keseimbangan saat dipukul, tercebur ke dalam kanal.

Adu bantal ini, mengundang perhatian warga sekitar. 

Bahkan, tak sedikit pengendara yang lalu lalang singgah menyaksikan keseruan lomba tahunan tersebut.

Ketua Panitia, Akbar Usman (40), mengatakan lomba ini rutin digelar tiap tahunnya.

Khususnya dalam menyambut hari kemerdekaan.

Pesertanya kata dia, merupakan perwakilan masing-masing RT/RW yang ada di Kelurahan Tello Baru.

"Pesertanya kurang lebih 100, dari perwakilan RT/RW, kurang lebih ada 11 RW," ujar Akbar Usman.

Hari ini, kaya Akbar merupakan pertama dari kompetisi ini.

Rencananya, Senin (17/8/2026) tepat di hari kemerdekaan, final lomba ini akan digelar.

"Jadi sistemnya ini setengah kompetisi, maksudnya yang menang lawan yang menang," ucapnya.

Adapun kelas lomba kata dia, dibagi dalam tiga jenjang usia; Anak-anak, remaja dan dewasa.

"Termasuk ibu-ibu dan bapak-bapak juga ada yang main," ujar Akbar.

Selain lomba pukul bantal, perayaan kemerdekaan warga setempat juga dimeriahkan dengan beberapa lomba lainnya.

"Ada lomba tusuk jarum, lomba tiup balon, lomba karoke dan beberapa lomba lainnya," sebutnya.

Salah satu peserta lomba pukul bantal, Arya (14) mengaku sengaja menjadi peserta karena seru.

Meski menelan kekalahan, ia mengaku tetap senang menjadi peserta lomba tersebut.

"Lumayan sakit, tapi seru. Saya sudah sering ikut juga," ucap siswa kelas 2 SMP itu.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.