Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Turun Menjadi Rp 85.000 per Kilogram
Mawaddatul Husna August 16, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Harga kakao kering di Aceh Tenggara, Provinsi Aceh turun menjadi Rp 85.000 per kilogram, Minggu (16/8/2026).

Harga komoditas kakao kering di tingkat petani Kabupaten Aceh Tenggara mengalami penurunan pada hari ini.

Nilai jual biji kakao yang sebelumnya menyentuh angka Rp 86.000 kini turun sebesar Rp 1.000, sehingga berada di level Rp 85.000 per kilogram.

Penurunan harga ini dikonfirmasi langsung oleh Tauke Kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Sabri.

Ia menjelaskan bahwa pergerakan harga terjadi tepat pada hari ini.

“Hari ini harga kakao kering di tingkat petani turun Rp 1.000 per kilogram. Dari sebelumnya Rp 86.000 per kilogram, kini turun ke level Rp 85.000 per kilogram,” ujar Sabri.

Kondisi serupa dirasakan oleh para petani di berbagai wilayah Aceh Tenggara.

Mahdi, salah seorang petani di Desa Batu Dua Ratus membenarkan adanya penurunan harga sebesar Rp 1.000 per kilogram di tingkat produsen.

Sementara petani dari Desa Lawe Loning Aman, Saifullah, Kiki, dan Wasmar menyampaikan harapannya agar harga komoditas unggulan ini dapat segera membaik.

"Semoga harga kakao kering kembali naik ke level tertingginya," ungkap Saifullah. (*)

Baca juga: Jaga Kamtibmas Jelang HUT RI, Polres Aceh Tenggara Perketat Patroli di Pedesaan

Baca juga: Dinilai Kurang Transparan, GeRAK Minta Masyarakat dan APH Awasi 10 Proyek PISEW di Aceh Tenggara

Baca juga: Proyek P3-TGAI Rp 48 M di Aceh Tenggara, Syafrepi Hasibuan: Kalau Tak Bagus Dikerjakan, Kita Bongkar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.