Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Karnaval Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan di Aceh Tamiang mendapat perhatian serius dari masyarakat.
Atraksi dan atribut menarik yang dikenakan peserta karnaval menjadi daya tarik utama perhatian warga.
Salah satu atraksi yang dinantikan masyarakat merupakan karnaval kelompok Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilangsungkan Sabtu (15/8/2026) kemarin.
Jumlah peserta yang mencapai 1.250 anak membuat acara ini semakin semarak.
Dandanan yang dipakai pun beragam, mulai dari memakai pakaian adat, petugas kesehatan hingga petugas keamanan.
“Di balik pemilihan busana ini juga ada makna, yaitu anak-anak sudah mengenal berbagai profesi, dan ini tentunya berkaitan erat dengan cita-cita,” kata Bunda PAUD Aceh Tamiang, Yuyun Armia, ketika melepas karnaval di pendopo Bupati Aceh Tamiang.
Baca juga: 81 Tahun Indonesia Merdeka: Menuju Negara Neo Sentralis - Hibrida ?
Lebih luas kegiatan ini memberi edukasi tentang cinta tanah air, kemudian memunculkan sikap keberanian dan percaya diri, sekaligus kebersamaan.
“Yang tidak kalah penting ialah kreativitas,” ungkapnya.
Besarnya sisi positif kegiatan ini memunculkan wacana untuk mengadakan karnaval secara berkala.
Bila dikemas menarik, karnaval ini bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan.
Wisatawan yang dimaksud bukan harus dari luar daerah, melainkan lebih menyasar wisatawan lokal.
Bila berhasil dikemas dengan baik, ajang kreativitas ini menjadi bukti kebangkitan Aceh Tamiang pascabanjir bandang 2025.
Diyakini pula even karnaval ini bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Lokasi karnaval akan dipenuhi pedagang dan pegiat UMKM yang menciptakan perputaran ekonomi di daerah. (mad)