Dokumenter Mourinho: Nostalgia Blak-blakan The Special One
GH News August 16, 2026 11:08 PM
Jakarta -

Jose Mourinho layak disebut sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia dalam dua dekade terakhir. Kisahnya tertuang di dokumenter Netflix, banyak hal di balik layar!

Dokumenter itu berjudul 'Mourinho'. Dokumenternya menceritakan perjalanan karier Jose Mourinho dari sukses di Porto lalu kini melatih Real Madrid.

Jose Mourinho sudah berkarier sebagai pelatih sepakbola sejak tahun 2000. Empat tahun sebelumnya, Mourinho jadi asisten pelatih Barcelona, Sir Bobby Robson di Barcelona.

"Saya bukan sekadar penerjemah di sana. Saya melihat permainan, membantu pelatih, jadi scouting, jadi mata-mata lawan, datang ke stadion, lalu pulang. Selalu begitu setiap pekannya," kata Mourinho.

Sukses bersama Porto di tahun 2002-2004 dengan raih titel Liga Champions, Mourinho lanjut ke Chelsea. The Blues jadi panggung perdananya di level tertinggi.

"Sebutan 'The Special One' itu berlebihan. Itu kata-kata media Inggris saja," kata Mourinho sambil tertawa.

Chelsea players Petr Cech (L) John Terry (R) and Frank Lampard (C) look at the trophy with their Manager Jose Mourinho (2nd R) during the celebrations following the game against Charlton at Stamford Bridge in London 07 May 2005. Chelsea won the game 1-0 and were presented with the trophy and crowned Premiership champions. AFP PHOTO ADRIAN DENNIS No telcos, website uses subject to subscription of a license with FAPL on www.faplweb.com <https://www.faplweb.com> (Photo by ADRIAN DENNIS / AFP)Mourinho masih jadi manajer tersukses Chelsea dengan tiga titel Premier League yang dimenanginya (Foto: AFP/ADRIAN DENNIS)

Ada banyak kisah yang baru terungkap selama Jose Mourinho di Chelsea. Mourinho punya hubungan baik dengan pemilik Roman Abramovich, lalu retak kemudian.

Musim pertama dan keduanya, Mourinho persembahkan titel juara Liga Inggris. Musim ketiga sempat menangi Piala FA, tapi Mourinho kena pecat juga.

"Saya maunya klub beli Samuel Eto'o tapi malah beli Shevchenko. Ya dia (Shhevchenko) memang dekat dengan petinggi-petinggi Chelsea," jelasnya.

"Terlalu banyak orang ikut campur klub ketika itu," cetusnya.

Jose Mourinho lalu melanglang buana ke Inter Milan, Real Madrid, balik ke Chelsea, Man United, Tottenham AS Roma, Fenerbahce, Benfica, dan kini jadi pelatih Real Madrid.

Tiap klub, ada cerita sendiri. Khususnya soal para pemain yang diasuhnya.

"Mourinho selalu mendorong pemainnya menyentuh titik terbaik. Saya pernah diberi penghargaan pemain terbaik Serie A saat jeda pertandingan, tapi dia bilang 'harusnya ibu kamu malu karena kamu mendapatkan gelar itu'. Itu karena di babak pertama saya main buruk," ungkap Ibrahimovic.

"Saat Mourinho tiba di Chelsea, Lampard bilang 'lihatlah pelatih terbaik datang'," kata Hazard.

"Mourinho menyatukan pemain seperti keluarga. Kami akan melakukan segala cara untuknya," kata Zanetti.

Di periode pertama Real Madrid, Mourinho mengaku para pemainnya manja. Iker Casillas sang kapten jadi korbannya, sempat dicadangkan dan akhirnya Mourinho kena depak oleh klub.

MADRID, SPAIN - MAY 22:  Head coach Jose Mourinho (L) and president Massimo Moratti of Inter Milan celebrate their team's victory at the end of the UEFA Champions League Final match between FC Bayern Muenchen and Inter Milan at the Estadio Santiago Bernabeu on May 22, 2010 in Madrid, Spain.  (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)Penggemar Inter pasti terharu lihat nostalgia Mourinho di Inter (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)

Kompetisi dengan Pep Guardiola turut dijabarkan dalam dokumenter itu, yang sangat-sangat seru. Soal 'kutukan' di mana Mourinho selalu kena apes di musim ketiganya di suatu klub, juga disinggung

"Saya nggak percaya," jawabnya singkat dengan gesturnya yang khas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.