TRIBUN-MEDAN.com - Perselingkuhan dalam rumah tangga kembali menjadi sorotan setelah seorang wanita membagikan kisah mengenai sikap suaminya yang disebut mendua di belakangnya.
Wanita tersebut mengaku terluka setelah mengetahui suaminya berselingkuh, terlebih alasan yang diberikan sang suami adalah karena merasa bosan dan hanya ingin bersenang-senang.
Kisah tersebut dibagikan wanita itu melalui media sosial.
Dikutip dari Mstar, Minggu (16/8/2026), ia mengungkapkan bahwa perselingkuhan bukan persoalan sederhana yang dapat diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.
Menurutnya, tindakan tersebut dapat menimbulkan luka emosional dan meninggalkan bekas yang mendalam bagi pasangan yang dikhianati.
Wanita itu mengatakan, selama menjalani kehidupan rumah tangga, suaminya bukan merupakan sosok yang romantis. Bahkan, menurut pengakuannya, sang suami cenderung tidak menyukai sentuhan fisik yang diberikan olehnya.
Ia mengaku sering mendapatkan penolakan ketika berusaha menunjukkan kasih sayang kepada suaminya. Ketika memegang sang suami, pria tersebut disebut merasa tidak nyaman. Bahkan, ketika dirinya hanya duduk di samping suami, ia diminta untuk menjauh.
“Aku menciumnya, dia menolakku. Setelah itu, tahu-tahu dia malah selingkuh,” ungkap wanita tersebut.
Kondisi tersebut membuatnya mempertanyakan sikap yang selama ini ia lakukan sebagai seorang istri. Ia merasa selama ini dirinya yang dituntut untuk terus berusaha mempertahankan rumah tangga, mengalah, serta mengurus berbagai kebutuhan keluarga.
“Susah sekali seorang istri untuk ikhlas. Selalu istri yang harus berusaha. Istri yang harus mengalah dan harus mengerjakan semuanya,” keluhnya.
Menurut wanita tersebut, rasa sakit yang dialaminya semakin bertambah setelah mengetahui alasan sang suami melakukan perselingkuhan. Ketika ditanya mengenai tindakannya, pria tersebut disebut mengaku berselingkuh karena merasa bosan.
Sang suami juga disebut merasa bosan karena istrinya lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengurus anak-anak, makanan, serta berbagai kebutuhan dirinya.
“Suamiku bilang dia selingkuh karena bosan. Dia bosan karena aku selalu mengurus anak-anak, mengurus makanan dan kebutuhannya. Dia hanya ingin bersenang-senang,” katanya.
Pengakuan tersebut membuat wanita itu memilih untuk tidak banyak berbicara dengan suaminya. Meskipun terluka, ia tidak melakukan tindakan lain dan justru memilih diam setelah mengetahui perselingkuhan tersebut.
Sikap wanita itu terhadap suaminya juga berubah. Ia mengaku tidak lagi ingin ikut campur terhadap berbagai aktivitas yang dilakukan pria tersebut. Apa pun yang hendak dilakukan suaminya, ia memilih untuk membiarkannya.
“Dia mau melakukan apa pun, aku tidak peduli. Dia mau pergi kerja, makan, tidur, tidak pulang ke rumah, aku biarkan saja,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan sikap tersebut kemudian membuat sang suami merasa tidak nyaman. Pria itu disebut mulai berusaha membujuknya setelah melihat istrinya tidak lagi berbicara seperti sebelumnya.
Namun, menurut wanita tersebut, perkataan suaminya justru semakin menambah luka yang sudah dirasakannya. Sang suami disebut meminta agar dirinya tidak menyimpan dendam hanya karena memilih diam.
“Sekarang dia tidak tenang karena aku tidak mau berbicara dengannya. Dia bilang tidak baik menyimpan dendam seperti ini hanya karena aku diam,” katanya.
Wanita tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai siapa pihak yang menjadi pasangan perselingkuhan suaminya maupun bagaimana perselingkuhan tersebut terjadi. Ia juga tidak mengungkapkan secara rinci mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil terhadap rumah tangganya.
Kisah yang dibagikan wanita tersebut kemudian menarik perhatian netizen. Sejumlah warganet memberikan pandangan mengenai sikap sang suami. Mereka menilai alasan merasa bosan dan ingin bersenang-senang tidak semestinya menjadi alasan untuk melakukan perselingkuhan dalam sebuah pernikahan.
Salah seorang netizen bahkan menilai bahwa suami wanita tersebut kemungkinan masih belum puas menjalani kehidupan sebagai seorang pria lajang.
“Suamimu sepertinya masih belum puas menjalani kehidupan sebagai pria lajang. Tanyakan apa yang sebenarnya dia inginkan dalam pernikahan ini?” komentar seorang netizen.
Komentar lainnya memberikan dukungan kepada wanita tersebut. Warganet menyarankan agar ia tetap menjalankan berbagai tugasnya dengan niat yang baik sehingga tidak semakin terbebani oleh persoalan yang sedang dihadapinya.
“Sakit dan perih mendapatkan pasangan seperti ini. Kamu lakukan semua tugas itu niatkan karena Allah saja, nanti hatimu akan lebih lapang,” tulis seorang warganet.
(cr31/tribun-medan.com)