Jasad Nenek 80 Tahun Mengapung di Sungai Kalimas Kayoon Surabaya, Keluarga Mencari sejak Malam Hari
Dyan Rekohadi August 16, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Warga di sekitar Jalan Kayoon, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya digegerkan oleh penemuan sesosok jasad perempuan Lansia  pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Jasad seorang nenek itu terapung di aliran Sungai Kalimas.

Belakangan diketahui korban berinisial SN (80), seorang nenek asal kawasan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

 

Ditemukan Oleh Warga yang Sedang Jogging Pagi

Temuan memilukan ini pertama kali terkuak saat seorang warga berinisial MA (26) melintas di dekat lokasi untuk berolahraga jogging.

Matanya mendadak tertuju pada benda mencurigakan yang mengapung di sungai hingga dipastikan merupakan tubuh manusia.

Temuan tersebut seketika dilaporkan ke petugas BPBD Kota Surabaya dan diteruskan ke Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk evakuasi serta olah TKP.

 

Hasil Olah TKP Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Vian Wijaya, memastikan tidak ada bukti atau penemuan bekas kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan investigasi menyeluruh di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan penyebab kematian korban murni akibat tenggelam usai terpeleset.

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasaan pada tubuh korban, dapat disimpulkan penyebab kematian korban, tidak memiliki riwayat sakit hanya dikarenakan korban sudah berusia lansia sering keluar rumah tanpa pamit," ujar Vian saat dihubungi. 

Baca juga: Curi Motor Teman di Lakarsantri, Pemuda Lamongan Beralasan Balas Dendam Usai Keluarganya Diolok-olok

 

Kronologi Hilangnya Korban dari Rumah Anak Kandung

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diketahui tinggal bersama anak pertamanya berinisial DR (58) selama kurang lebih 15 tahun terakhir.

Pada Sabtu (15/8/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB, DR dan suaminya sempat pamit untuk bepergian singkat ke rumah sanak keluarga di Krian, Sidoarjo.

Namun memasuki pukul 18.30 WIB, sang anak mendapat telepon mengejutkan bahwa ibundanya telah meninggalkan rumah tanpa pamit.

 

Pencarian Semalam Suntuk Berakhir Duka

Mendapat kabar duka itu, DR beserta suaminya bergegas pulang dan melakukan pencarian menyisir jalanan hingga pukul 23.30 WIB.

Pencarian semalam suntuk tak berbuah hasil hingga akhirnya kabar duka menyapa keluarga pada Minggu pagi dari pihak kepolisian.

Dugaan kuat kepolisian menyebutkan bahwa korban mendatangi pinggiran sungai pada Sabtu sore lalu terpeleset hingga terbawa arus.

Baca juga: Kronologi Bom Molotov Sasar 2 Pos Polisi Surabaya, Satu Anggota Luka

 

Evakuasi Jenazah Menuju RSUD dr Soetomo

Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengonfirmasi proses evakuasi dilakukan dengan cara menarik tubuh korban ke pinggir sungai secara perlahan.

Usai Tim Inafis Polrestabes Surabaya menyelesaikan olah tempat kejadian perkara, jasad korban langsung dipindahkan dari lokasi.

Jenazah korban kemudian dilarikan ke Kamar Jenazah RSUD dr Soetomo Surabaya menggunakan ambulans PMI dengan didampingi pihak keluarga.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.