Pertalite Mau Dibatasi Berdasarkan Desil, Begini Cara Mengecek Status Desil Anda via HP
Dedi Qurniawan August 16, 2026 11:38 PM

POSBELITUNG.CO - Pemerintah sedang mengkaji rencana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan kelompok desil kesejahteraan masyarakat.

Kelompok desil 9 dan 10, yang mencakup 20 persen masyarakat dengan tingkat ekonomi tertinggi, berpotensi tidak lagi diperbolehkan membeli Pertalite bersubsidi dan diarahkan beralih ke BBM nonsubsidi.

Sebelum aturan ini resmi diberlakukan, masyarakat sangat disarankan untuk mengecek posisi desil keluarganya sejak dini.

Proses pengecekan status desil ini dapat dilakukan secara praktis dan online melalui aplikasi Cek Bansos tanpa perlu login terlebih dahulu.

Langkah-langkah Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk mengecek desil keluarga Anda:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store (Android) atau App Store (iPhone).
  • Buka aplikasi, lalu pilih menu "Cek Bansos".
  • Masukkan NIK sesuai KTP.
  • Tekan tombol "Cari Data".
  • Aplikasi akan menampilkan informasi status penerima bansos, kelompok desil, jenis bantuan yang diterima, hingga status pencairannya.

Apa Arti Desil 9 dan 10?

Desil merupakan cara pemerintah mengelompokkan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan dengan mempertimbangkan berbagai indikator sosial dan ekonomi.

Pengelompokan ini dibagi menjadi 10 tingkatan, masing-masing mewakili sekitar 10 persen dari total keluarga di Indonesia.

Kelompok desil 1 adalah yang paling rendah tingkat kesejahteraannya, sedangkan desil 10 adalah yang paling tinggi.

Artinya, desil 9 dan 10 bersama-sama mewakili 20 persen keluarga dengan kondisi ekonomi terbaik di tanah air.

Yang perlu diketahui, penentuan desil bukan semata-mata dilihat dari penghasilan.

Pemerintah juga mempertimbangkan faktor lain seperti jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi hunian, kapasitas daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Jika kebijakan pembatasan Pertalite berdasarkan desil ini jadi diterapkan, masyarakat yang berada di kelompok desil 9 dan 10 berpotensi tidak lagi bisa mengakses BBM bersubsidi tersebut. (Sumber : Kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.