Rangkuman Materi BAB 1 IPAS Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka, Topik A: Rangka, Sendi, dan Otot
SRIPOKU.COM - Inilah rangkuman materi BAB 1 IPAS kelas 6 SD Kurikulum Merdeka, Topik A: Rangka, Sendi, dan Otot yang dikutip melalui YouTube Ayo Jadi Juara.
Materi IPAS kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Topik A membahas sistem gerak manusia, mulai dari fungsi rangka, jenis-jenis otot, hingga macam-macam sendi.
Memahami materi ini membantu kita mengetahui bagaimana tubuh dapat berdiri, berjalan, berlari, dan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Rangkuman Materi BAB 2 IPAS Kelas 6 SD Semester 1, Topik C: Kemerdekaan dan Peristiwa di Sekitarnya
Rangkuman Materi
Untuk dapat bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari, tubuh kita dilengkapi dengan sistem gerak yang terdiri atas kerangka, otot, sendi dan sistem saraf.
KERANGKA
- Kerangka adalah alat gerak pasif.
- Kerangka manusia tersusun dari 206 tulang. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dihubungkan oleh bagian yang disebut dengan sendi.
- Kita dapat melakukan berbagai aktivitas karena mempunyai rangka tubuh yang dikendalikan oleh sistem saraf.
- Kerangka tulang memberikan bentuk pada tubuh manusia dan membantu untuk berdiri tegak.
- Kerangka juga menjadi tempat melekatnya otot-otot penggerak tubuh sehingga kita dapat berjalan, berlari, melompat, dan melakukan gerakan lainnya..
- Kerangka melindungi organ-organ lunak didalam tubuh. Contohnya, tengkorak kepala melindungi otak, serta tulang rusuk dan tulang dada yang melindungi paru-paru dan jantung.
Baca juga: Rangkuman Materi BAB 2 IPAS Kelas 6 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka, Topik B: Macam-Macam Perlawanan
OTOT
Otot adalah alat gerak aktif. Otot melekat pada tulang dan membantu melakukan berbagai gerakan tertentu. Otot dapat meregang dan menegang sesuai kebutuhan. Tulang-tulang ditubuh bisa bergerak dikarenakan otot.
Otot memiliki tiga sifat yaitu:
- Kontraktilitas (otot bisa memendek ketika kontraksi).
- Ekstensibilitas (otot bisa memanjang ketika relaksasi).
- Elastisitas (otot bisa kembali ke ukuran semula).
Otot terdiri dari 3 jenis yaitu:
Otot Polos
- Bentuknya ototnya gelondong, seperti potongan-potongan kayu.
- Bekerja tanpa kita sadari/tanpa diperintahkan.
- Terdapat pada saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran pernapasan, dan sebagainya.
- Saat bernapas, otot diafragma dapat mengembang atau mengempis secara otomatis tanpa kita perintahkan.
Otot Lurik
- Bentuknya serabut seperti serabut kabel.
- Sering digunakan saat kita beraktivitas sehari-hari.
- Menempel pada rangka dan dapat dikendalikan secara sadar.
- Saat kita mengangkat benda, otot ini akan berkontraksi dan membuat kita mampu mengangkat benda.
- Saat mengunyah, otot rangka pada bagian rahang akan berkontraksi dan menyebabkan rahang bergerak.
- Begitu halnya, ketika kita sedang buang air besar.
Otot Jantung
- Bentuknya serabut dan membentuk anyaman antara serabut yang satu dengan serabut lainnya.
- Hanya terdapat di dinding jantung.
- Bekerja tanpa kita sadari/tanpa diperintahkan.
- Saat tidur, makan, atau belajar, otot jantung tetap memompa darah ke seluruh tubuh.
SENDI BERDASARKAN JENIS GERAK
Berdasarkan jenis geraknya, sendi di dalam tubuh dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
- Sinartrosis atau sendi mati atau dikenal juga dengan sendi fibrosa, yaitu sendi yang menghubungkan dua tulang atau lebih yang tidak menimbulkan pergerakan. Contohnya, sendi antartulang tengkorak yang disebut sutura dan sendi penghubung gigi dan tengkorak yang disebut gomphosis.
- Amfiartrosis atau sendi kaku, yaitu sendi yang memungkinkan pergerakan, walau sifatnya terbatas. Contohnya, sendi pada ruas tulang belakang dan simfisis pubis pada pinggul.
- Diartrosis atau sendi gerak atau dikenal dengan sendi sinovial, yaitu sendi yang memiliki cairan sinovial sebagai pelumas sehingga sendi dapat digerakkan. Contohnya, sendi pada bahu dan lutut.
SENDI BERDASARKAN ARAH GERAK
- Sendi Putar, yaitu sendi yang memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran terhadap tulang lain. Contohnya yang terdapat diantara tulang leher dan tengkorak. Seperti saat kalian memutar kepala.
- Sendi Geser, yaitu sendi yang memungkinkan pergerakan tulang yang menggeser tulang yang lain. Contohnya, sendi yang menghubungkan tulang-tulang di pergelangan tangan dan sendi pada ruas tulang belakang.
- Sendi Pelana, yaitu sendi yang dapat memberikan gerakan dua arah. Contohnya, sendi penghubung tulang pergelangan tangan dengan pangkal dari tulang ibu jari.
- Sendi Engsel, yaitu sendi yang memungkinan tulang bergerak menyerupai gerakan pintu dan bersifat satu arah, hanya dapat diluruskan atau ditekuk. Contohnya, sendi pada lutut dan siku-siku.
- Sendi Gulung, yaitu sendi punya gerakan dua arah, bisa depan-belakang atau kanan-kiri. Contohnya, sendi pada tulang rahang kalian.
- Sendi Peluru, adalah jenis sendi yang berbentuk seperti peluru. Sendi peluru memungkinkan bagian tubuh kita bergerak ke segala arah dan memutar. Contohnya adalah sendi di bagian pinggul yang menyatukan tulang panggul dengan tulang paha, sendi pada bahu yang menghubungkan tulang belikat dengan tulang lengan.