...Bapeten akan terus memperhatikan secara seksama kondisi di lapangan terutama terkait dengan adanya gempa-gempa susulan
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan gempa bumi yang mengguncang sejumlah kabupaten/kota di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya beberapa waktu lalu tidak memicu kenaikan paparan radiasi di lokasi.
"Berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan oleh Bapeten dengan pihak pemangku kepentingan, tidak ditemukan adanya dampak gempa di NTT terhadap keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah tersebut, serta tidak terjadi kenaikan paparan radiasi di wilayah NTT sebagai akibat kejadian gempa," kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten RI Ishak dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Ishak menyebutkan terdapat 51 fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir berupa pemanfaatan radiasi pengion, baik untuk tujuan bidang kesehatan maupun industri.
Selain itu, terdapat pula sebanyak 14 fasilitas pemanfaat radiasi pengion yang berlokasi di 8 kabupaten terdampak gempa, di antaranya yakni Kabupaten Ngada, Manggarai, Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, Ende, Alor dan Flores Timur.
"Bapeten akan terus memperhatikan secara seksama kondisi di lapangan, terutama terkait dengan adanya gempa-gempa susulan," ujar Ishak.
Bapeten menyatakan turut prihatin dan berduka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, serta tak lupa pula menaruh perhatian terhadap fasilitas yang memanfaatkan sumber radiasi pengion baik di rumah sakit maupun industri di daerah terdampak.
Ishak mengimbau jika masyarakat atau pihak pemangku kepentingan memiliki informasi mengenai keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah terdampak gempa, dapat menghubungi Bapeten melalui kanal media sosial resmi Bapeten, maupun surat elektronik di info@Bapeten.go.id.
"Segala jenis informasi yang disampaikan akan sangat membantu dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat, pekerja dan lingkungan. Semoga musibah ini dapat segera tertangani dengan baik dan saudara kita yang berada di NTT bisa beraktivitas seperti sedia kala," ucap Ishak.





