Puncak Putri TPAAF Solo 2026 Selasa Sore: Wakil Sragen Ambil Tiga dari Empat Tiket Semifinal
Rifatun Nadhiroh August 17, 2026 08:15 PM

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Panggung puncak kategori putri Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Seri Solo digelar Selasa (18/8/2026) di GOR UTP Karanganyar.

Empat tim melaju ke babak semifinal - tiga di antaranya berasal dari Sragen, sementara satu tiket lainnya dibagi Sukoharjo dan Surakarta.

Semifinal pertama mempertemukan SMK Negeri 2 Sragen melawan SMA Negeri 1 Sukoharjo pada pukul 15.30 WIB.

Dilanjutkan semifinal kedua SMA Negeri 3 Sragen kontra SMK Negeri 3 Surakarta mulai pukul 16.45 WIB. Pemenang dari kedua laga akan bertemu di partai final putri yang dijadwalkan pukul 18.30 WIB - sebelum panggung ditutup dengan final putra SMA Kebakkramat versus SMA Wali Songo pukul 19.30 WIB.

Tiga dari Empat Tiket Semifinal Milik Sragen: Sinyal Kebangkitan Futsal Putri di Bumi Sukowati

Peta semifinal putri TPAAF Solo 2026 memberi gambaran menarik. Dari enam sekolah yang tercatat sebagai peserta kategori putri Solo Series - SMA Negeri 1 Sukoharjo, SMA Negeri 1 Bulu Sukoharjo, SMK Negeri 3 Surakarta, MAN 1 Sragen, SMK Negeri 2 Sragen, dan SMA Negeri 3 Sragen - tiga wakil Sragen berhasil menembus empat besar.

Dominasi ini menegaskan bahwa pembinaan futsal putri di Sragen memiliki fondasi yang berjalan. SMK Negeri 2 Sragen dan SMA Negeri 3 Sragen menempuh jalur berbeda menuju semifinal, dan potensi pertemuan mereka di partai final terbuka lebar - sebuah derby internal Sragen yang jarang terjadi di panggung TPAAF Solo Series.

Di sisi lain, SMA Negeri 1 Sukoharjo dan SMK Negeri 3 Surakarta menjadi penantang tunggal dari luar Sragen. Bagi kedua sekolah, semifinal malam ini adalah kesempatan untuk memecah dominasi wakil Sragen sekaligus membawa pulang trofi lintas kabupaten.

Bukan Sekadar Podium Putri: Ini Panggung Terbuka Menuju Dream Team Jateng

Kompetisi putri TPAAF sering kali kurang mendapat sorotan sebanding kategori putra. Namun di Solo Series 2026, panggung putri justru menyimpan gengsi tersendiri.

Bagi pemain, hasil di semifinal dan final menentukan apakah nama mereka masuk radar seleksi Dream Team Provinsi Jawa Tengah menuju Grand Final Nasional Yogyakarta pada Desember 2026.

Dari Grand Final Nasional, 12 pemain terbaik Indonesia - putra dan putri - diberangkatkan untuk training camp di Spanyol dan Portugal pada April 2027.

Jalur ini merupakan kompetisi resmi yang didukung Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan menjadi satu-satunya rute institusional dari kompetisi pelajar SMA/SMK menuju panggung internasional.

Konteks tersebut membuat partai puncak putri malam ini bermakna lebih besar dari sekadar trofi Solo Series.

Bagi keempat semifinalis, ini adalah panggung terakhir untuk membuktikan diri sebelum musim pembinaan berikutnya dimulai.

National Project Manager: Panggung Putri Harus Berdiri Setara dengan Panggung Putra

National Project Manager TPAAF 2026, Danang Purwoko Raharjo, menyampaikan apresiasi khusus untuk keempat tim putri yang lolos semifinal.

"Terima kasih untuk seluruh sekolah putri yang berpartisipasi di Solo Series. Antusiasme tim putri sepanjang sepekan terakhir memperkuat keyakinan kami bahwa futsal pelajar putri di Indonesia punya masa depan yang serius. Solo memberi kami bukti itu."  - Danang Purwoko Raharjo, National Project Manager TPAAF 2026.

Danang menegaskan komitmen TPAAF untuk menempatkan panggung putri setara dengan panggung putra sepanjang rangkaian 20 kota.

"Kami merancang TPAAF dengan prinsip yang jelas: panggung putri berdiri setara dengan panggung putra. Final putri malam ini adalah kesempatan bagi SMK N 2 Sragen, SMA N 1 Sukoharjo, SMA N 3 Sragen, dan SMK N 3 Surakarta untuk mengerahkan totalitas terbaiknya. Kami mengajak sekolah masing-masing membawa suporter, meramaikan tribun, dan menjadikan panggung ini milik pemain putri."  - Danang Purwoko Raharjo, National Project Manager TPAAF 2026.

Danang juga meminta para pelatih, orang tua, dan komunitas sekolah untuk hadir langsung di GOR UTP Karanganyar sejak sore hari.

"Datang sejak semifinal putri pukul 15.30. Beri suasana yang sama besarnya dengan yang akan diberikan kepada final putra. Tribun yang penuh untuk pemain putri adalah pesan kuat bahwa futsal pelajar putri diperhitungkan."  - Danang Purwoko Raharjo, National Project Manager TPAAF 2026

Vovo: Solo Menjadi Rumah bagi Talenta Futsal Pelajar Putri Jateng

General Manager Tribun Solo, Vovo Susatio, sejak pembukaan Solo Series menempatkan jalur pembinaan sebagai narasi utama.

"Tribun Putih Abu-Abu Futsal menjadi ajang mencari talenta terbaik untuk meraih cita-citanya ke Spanyol dan Portugal."  - Vovo Susatio, General Manager Tribun Solo, mengutip pernyataan pembuka Solo Series.

Menjelang puncak Solo Series, Vovo menegaskan bahwa panggung putri di GOR UTP Karanganyar menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

"Kami di Tribun Solo bangga menjadi tempat bagi talenta futsal putri Jawa Tengah untuk unjuk kemampuan. Semifinal dan final putri malam ini adalah panggung yang layak dihormati dengan tribun yang penuh. Kami mengundang warga Solo Raya, keluarga pemain, dan komunitas sekolah untuk datang sejak sore."  - Vovo Susatio, General Manager Tribun Solo

Pada pembukaan Solo Series, Selasa (11/8/2026), Wali Kota Solo Respati Ardi menyampaikan harapan agar TPAAF menjadi agenda tahunan Kota Bengawan.

"Semoga tahun depan ada lagi dan kita selenggarakan di Solo."  - Respati Ardi, Wali Kota Solo, kepada TribunSolo.com

Pelatih Peserta: TPAAF Menjadi Rujukan Standar Turnamen Pelajar

Kualitas penyelenggaraan TPAAF 2026 Seri Solo juga mendapat apresiasi dari pelatih peserta. Pelatih SMA Wali Songo Sragen, Meica Henriyana, sempat menyampaikan pandangannya sepanjang turnamen berlangsung.

"Sebagai pelatih, saya mengapresiasi event Tribun Putih Abu-Abu agar semua event lain bisa mengikuti - bukan tentang jumlah penonton, tapi kualitas pertandingan dan kualitas penyelenggaraan."  - Meica Henriyana, Pelatih SMA Wali Songo Sragen, kepada TribunSolo.com.

Standar yang disampaikan Meica menjadi konteks penting bagi panggung putri malam ini. Kualitas lapangan, statistik resmi FFI, dan format kompetisi yang sama dengan kategori putra menempatkan pemain putri di atas standar penyelenggaraan yang setara - sesuatu yang jarang ditemui di turnamen futsal pelajar tingkat Solo Raya.

Rundown Puncak Solo Series: Empat Partai dalam Satu Sore

Sesuai rundown resmi panitia, panggung puncak Solo Series 2026 disajikan dalam empat partai berurutan pada Selasa (18/8/2026).

Dimulai semifinal putri pukul 15.30 WIB, dilanjutkan semifinal kedua sekitar pukul 16.45 WIB, perebutan juara ketiga putra pukul 17.00 WIB, final putri pukul 18.30 WIB, dan ditutup final putra pukul 19.30 WIB.

Sesi awarding untuk seluruh juara - putra maupun putri - dilakukan setelah seluruh partai selesai.

Setelah Solo, TPAAF 2026 berlanjut ke Palembang pada 9–13 September 2026, kemudian bergulir ke belasan kota lain hingga Grand Final Nasional Yogyakarta pada Desember 2026.

Info Pertandingan - Semifinal & Final Putri TPAAF Solo 2026
Info Pertandingan - Semifinal & Final Putri TPAAF Solo 2026 (TribunSolo.com/dok. TPAAF)

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.