Pegadaian Kalimantan Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Layanan Demi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Nina Soraya August 17, 2026 08:30 PM

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi pertumbuhan kinerja PT Pegadaian (Persero) dalam Pidato Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI & DPD RI Tahun 2026 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026.

Sidang tersebut menjadi momentum penyampaian laporan kinerja pemerintahan dan berbagai capaian strategis nasional.

Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip TribunPontianak.co.id pada Senin 17 Agustus 2026, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil IV Balikpapan Rinaldi Lubis menyampaikan bahwa apresiasi Presiden Republik Indonesia menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian di wilayah Kalimantan untuk terus memberikan kinerja terbaik.

“Apresiasi yang disampaikan Bapak Presiden menjadi kebanggaan bagi seluruh Insan Pegadaian, termasuk di Kanwil IV Balikpapan. Hal ini semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat kontribusi Pegadaian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan,” ujar Rinaldi.

Menurutnya, penguatan ekosistem emas melalui layanan Bank Emas merupakan langkah strategis yang membuka peluang semakin luas bagi masyarakat untuk memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi sekaligus bagian dari penguatan ekonomi nasional.

• Harga Emas Pegadaian Hari Ini 17 Agustus 2026: Antam Rp2,78 Juta, Galeri24 Rp2,67 Juta

“Di wilayah Kalimantan, kami melihat potensi emas dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan berbasis emas masih sangat besar.

Karena itu, kami akan terus mendorong literasi dan inklusi keuangan, memperluas akses terhadap layanan emas Pegadaian, serta mengembangkan bisnis yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” tambah Rinaldi.

Rinaldi menegaskan bahwa Kanwil IV Balikpapan akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan mengedepankan pelayanan, inovasi, dan transformasi digital, sejalan dengan visi Pegadaian untuk terus MengEMASkan Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya pada Jumat 14 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti capaian positif Pegadaian yang berhasil membukukan pertumbuhan laba signifikan pada Semester I Tahun 2026.

Hingga 30 Juni 2026, Pegadaian mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,59 triliun, tumbuh 84,4 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp3,58 triliun.

Selain kinerja keuangan, Presiden Prabowo turut menyoroti peran strategis Bank Emas dalam mendorong peningkatan nilai tambah komoditas emas di dalam negeri.

Pegadaian yang menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin penyelenggaraan kegiatan usaha bullion terus memperkuat ekosistem emas nasional dari hulu hingga hilir. Saat ini, kinerja bisnis Pegadaian berbasis emas telah mencapai sekitar 153 ton, meningkat signifikan dibandingkan saat awal pengembangan layanan bullion.

Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa apresiasi Presiden menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian untuk terus menjaga pertumbuhan perusahaan dan memperbesar kontribusinya bagi perekonomian nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bapak Presiden kepada kinerja Pegadaian. Capaian ini tentunya bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi amanah bagi kami untuk terus bekerja lebih baik.

Pertumbuhan laba yang positif merupakan hasil dari kepercayaan masyarakat, dukungan pemerintah, kerja keras seluruh Insan Pegadaian, transformasi bisnis, serta penguatan ekosistem emas yang terus kami lakukan,” ujar Damar.

• Didukung Aplikasi Tring, Tabungan Emas Pegadaian Kalbar Tumbuh 97,98 Persen

Menurut Damar, kehadiran Bank Emas memiliki arti strategis yang lebih luas daripada sekadar pengembangan bisnis perusahaan. Ekosistem bullion diharapkan mampu mengoptimalkan potensi emas Indonesia sehingga semakin besar nilai tambah yang dapat tercipta dan berputar di dalam negeri.

“Sebagai Bank Emas pertama di Indonesia, kami ingin memastikan potensi besar emas nasional dapat memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas. Kelolaan bisnis berbasis emas yang kini telah mencapai sekitar 153 ton menunjukkan besarnya kepercayaan sekaligus potensi yang masih dapat dikembangkan.

Pegadaian akan terus memperkuat ekosistem emas yang terintegrasi, sehingga emas Indonesia dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” tambah Damar.

Presiden Prabowo sebelumnya telah meresmikan layanan Bank Emas pada tanggal 26 Februari 2025 bertempat di Pegadaian Tower, Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta Pusat.

Kehadiran layanan Bank Emas tersebut menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi nasional serta mengoptimalkan potensi emas di Indonesia.

Sejalan dengan arahan Presiden tersebut, PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat layanan bisnis berbasis emas, pengembangan bisnis bullion, serta transformasi digital untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan ekosistem emas. Pegadaian berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan perusahaan sekaligus memperbesar kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional, guna mewujudkan cita-cita MengEMASkan Indonesia.

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.