Cara Daftar SPCP IPDN Dibuka 18 Agustus 2026, Cek Syarat dan Tahapan Bagi Lulusan SMA
Ani Susanti August 17, 2026 09:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Kesempatan bagi lulusan SMA/MA yang ingin menempuh pendidikan kedinasan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali terbuka.

Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 dijadwalkan mulai menerima pendaftaran pada 18 Agustus 2026.

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN.

Sebelum mendaftar, calon peserta perlu memastikan seluruh ketentuan telah dipenuhi, mulai dari usia, tinggi badan, latar belakang pendidikan, nilai ijazah, domisili, hingga sejumlah persyaratan khusus.

Baca juga: Syarat Pendaftaran IPDN 2026 dan Jadwal Seleksi Calon Mahasiswa Kedinasan

Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026.

Berikut persyaratan SPCP IPDN 2026:

Persyaratan Umum SPCP IPDN 2026

Peserta yang ingin mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026 wajib memenuhi persyaratan umum berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 1 Januari 2026.
  • Memiliki tinggi badan minimal: Pria: 160 cm., Wanita: 155 cm.

Persyaratan Administrasi

Selain persyaratan umum, peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi sebagai berikut:

  • Memiliki ijazah SMA atau Madrasah Aliyah (MA). Peserta bukan lulusan SMK dan bukan lulusan Paket C.
  • Memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 73,00.
  • Khusus pendaftar yang berasal dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, nilai rata-rata ijazah minimal 65,00.
  • Bagi lulusan sekolah di luar negeri, ijazah wajib mendapatkan pengesahan berupa surat pernyataan atau persamaan dari kementerian yang menyelenggarakan sujurusan pemerintahan pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
  • Bagi lulusan SMA/MA Tahun 2026 yang belum menerima ijazah saat pendaftaran, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL). Dokumen tersebut harus mencantumkan hasil penilaian akhir kelas XII serta ditandatangani kepala sekolah atau pejabat berwenang dan dibubuhi cap atau stempel basah.
  • Memiliki nilai mata pelajaran Bahasa Inggris pada ijazah atau SKL minimal 75,00.
  • Ketentuan nilai Bahasa Inggris tersebut dikecualikan bagi peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.

Ketentuan Domisili

Persyaratan domisili menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon peserta SPCP IPDN 2026.

Peserta harus berdomisili minimal satu tahun sampai dengan waktu pendaftaran di kabupaten/kota pada provinsi tempat mendaftar.

Ketentuan tersebut dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP), atau Kartu Identitas Anak (KIA) bagi peserta yang belum berusia 17 tahun.

Peserta yang berdomisili kurang dari satu tahun di kabupaten/kota pada provinsi tempat mendaftar tetap dapat mengikuti seleksi dengan memenuhi salah satu ketentuan berikut:

Bersekolah di SMA/MA pada kabupaten/kota di provinsi tempat kelulusan, yang dibuktikan dengan ijazah atau Surat Keterangan Lulus.

Orang tua kandung berasal dari kabupaten/kota pada provinsi tempat pendaftaran, yang dibuktikan dengan akta kelahiran orang tua.

Orang tua kandung melaksanakan tugas negara di kabupaten/kota pada provinsi tempat pendaftaran, yang dibuktikan dengan surat tugas atau penempatan tugas terakhir orang tua.

Bagi peserta yang merupakan Orang Asli Papua (OAP), wajib melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua dan dibubuhi cap atau stempel basah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, peserta wajib memiliki Pakta Integritas Tahun 2026, alamat surat elektronik atau e-mail yang aktif, serta pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm dengan ketentuan:

  • Latar belakang merah.
  • Menghadap ke depan.
  • Tidak menggunakan kacamata.
  • Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos.
SEKOLAH KEDINASAN GRATIS - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus memiliki peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN), sekolah kedinasan bisa menjadi salah satu pilihan.
SEKOLAH KEDINASAN GRATIS - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus memiliki peluang berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN), sekolah kedinasan bisa menjadi salah satu pilihan. (KOMPAS.com/SHINTA DWI AYU)

Persyaratan Lain

Tidak berhenti pada kelengkapan administrasi, calon peserta juga harus memenuhi sejumlah persyaratan lain, yaitu:

  • Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan.
  • Tidak bertato.
  • Bagi peserta pria, tidak bertindik dan tidak memiliki bekas tindik pada telinga maupun bagian tubuh lainnya, kecuali karena ketentuan agama atau adat.
  • Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak.
  • Belum pernah menikah. Khusus peserta wanita, belum pernah hamil atau melahirkan.
  • Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN.
  • Belum pernah diberhentikan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi lain dengan tidak hormat.

Pendaftaran SPCP IPDN 2026

Calon peserta dapat mulai mengikuti pendaftaran SPCP IPDN 2026 pada 18 Agustus 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN.

Sebelum mengirimkan pendaftaran, calon peserta sebaiknya mengecek kembali kesesuaian data dan kelengkapan seluruh dokumen.

Kesalahan dalam memenuhi persyaratan dapat memengaruhi proses seleksi administrasi.

Informasi mengenai jadwal, tahapan seleksi, serta ketentuan lanjutan juga perlu dipantau melalui kanal resmi agar peserta mengikuti seluruh rangkaian SPCP IPDN 2026 sesuai ketentuan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.